Notification

×

Iklan

Iklan

Jangan Dianggap Sepele! Nyeri Dada Bisa Jadi Tanda Darurat Serangan Jantung

Maret 10, 2026 Last Updated 2026-03-10T04:12:31Z

 

Nyeri dada sering kali dianggap sebagai keluhan ringan yang tidak berbahaya. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda awal gangguan jantung serius yang memerlukan penanganan medis segera.


Meski tidak selalu menandakan serangan jantung, nyeri di area dada juga dapat berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan lain, seperti gangguan otot dan tulang dada, penyakit lambung, gangguan paru-paru, hingga stres.


Dokter spesialis jantung dari Mayapada Hospital Surabaya, dr. Deo Idarto, M. Biomed, Sp.JP(K), FIHA, FAPSC, menjelaskan bahwa nyeri dada yang berhubungan dengan masalah jantung memiliki ciri khas tertentu dan tidak boleh diabaikan.


Ciri Nyeri Dada yang Berkaitan dengan Jantung


Menurut dr. Deo, nyeri dada yang mengarah pada gangguan jantung biasanya terasa seperti ditekan atau terasa berat. Rasa nyeri tersebut juga bisa menjalar ke beberapa bagian tubuh lainnya.


“Nyeri dada yang mengarah ke masalah jantung umumnya terasa tertekan atau berat, menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, atau punggung, serta disertai sesak napas, keringat dingin, mual, atau pusing,” jelasnya.


Gejala tersebut dapat muncul secara tiba-tiba atau saat seseorang melakukan aktivitas ringan.


Jika mengalami keluhan tersebut, seseorang dianjurkan segera melakukan pemeriksaan medis agar penyebabnya dapat diketahui dengan cepat.


Penanganan Cepat Sangat Penting


Dalam dunia medis, terdapat istilah “time is muscle” pada kasus serangan jantung. Artinya, semakin lama penanganan tertunda, semakin besar kerusakan pada otot jantung yang bisa terjadi.


Karena itu, pemeriksaan terhadap nyeri dada harus dilakukan secara cepat dan menyeluruh.


Biasanya dokter akan melakukan beberapa tahapan evaluasi, seperti:


  • Pemeriksaan klinis
  • Rekam jantung atau Elektrokardiogram (EKG)
  • Tes darah untuk mendeteksi penanda kerusakan jantung
  • Pemeriksaan penunjang lainnya


Serangkaian pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memastikan penyebab nyeri dada sekaligus menentukan penanganan yang paling tepat.


Layanan Penanganan Jantung Komprehensif


Untuk meningkatkan layanan penanganan penyakit jantung, Mayapada Hospital Surabaya menghadirkan Heart and Vascular Center yang didukung oleh tiga pilar utama.


Pilar pertama adalah Emergency Excellence melalui layanan Chest Pain Unit. Unit ini berfokus pada evaluasi cepat terhadap pasien yang mengalami nyeri dada, baik yang disebabkan oleh masalah jantung maupun non-jantung.


Pilar kedua adalah Advanced Treatment, yang menyediakan berbagai layanan penanganan penyakit pembuluh darah, gangguan irama jantung (aritmia), hingga kelainan struktur jantung seperti penyakit katup.


Pilar ketiga adalah Team-Based Management, yaitu sistem penanganan yang melibatkan kolaborasi berbagai dokter spesialis melalui forum Cardiac Board. Tim ini terdiri dari spesialis jantung, ahli bedah kardiovaskular, anestesi kardiovaskular, hingga dokter spesialis jantung anak.


Didukung Teknologi Medis Modern


Pendekatan multidisiplin tersebut memungkinkan pasien mendapatkan penanganan yang tepat sesuai kondisi mereka. Beberapa tindakan medis yang tersedia meliputi:


  • Coronary Angiography (CAG)
  • Percutaneous Coronary Intervention (PCI) termasuk Complex PCI
  • Penanganan gangguan katup jantung
  • Terapi gangguan irama jantung
  • Penanganan gagal jantung lanjut dengan alat bantu pompa jantung Left Ventricular Assist Device (LVAD)


Selain itu, pasien juga mendapatkan pendampingan dari Cardiac Advisor yang membantu menjelaskan proses perawatan sejak awal hingga masa pemulihan.


Pentingnya Kesadaran Masyarakat


Melihat risiko penyakit jantung yang masih tinggi, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan keluhan nyeri dada yang muncul secara tiba-tiba atau disertai gejala lain.


Deteksi dan penanganan sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi serius sekaligus meningkatkan peluang pemulihan pasien. Informasi mengenai layanan kesehatan jantung juga dapat diakses melalui berbagai platform kesehatan digital yang tersedia bagi masyarakat.