Notification

×

Iklan

Iklan

Jangan Kalap! Segini Batas Aman Makan Nastar Biar Berat Badan Nggak Naik

Maret 25, 2026 Last Updated 2026-03-25T06:11:47Z


Momen Lebaran selalu identik dengan sajian kue kering yang menggoda, salah satunya adalah nastar. Kue mungil berisi selai nanas ini memang jadi favorit banyak orang saat berkumpul bersama keluarga.


Nama nastar sendiri berasal dari bahasa Belanda, yakni “ananas” yang berarti nanas dan “taart” yang berarti kue. Meski rasanya lezat dan sulit ditolak, konsumsi berlebihan justru bisa berdampak pada kenaikan berat badan setelah Lebaran.


Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan bahwa kue kering seperti nastar memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi meskipun ukurannya kecil.


Menurutnya, tiga buah nastar memiliki jumlah kalori yang setara dengan satu porsi nasi putih. Artinya, jika seseorang mengonsumsi sekitar 10 buah nastar dalam sehari, asupan kalorinya sudah setara dengan satu kali makan lengkap dengan lauk dan sayuran.


Masalahnya, nastar tidak memberikan rasa kenyang yang cukup. Hal ini membuat banyak orang tanpa sadar mengonsumsinya secara berlebihan, terutama saat bersantai atau berkumpul dengan keluarga.


Jika tidak dikontrol, berat badan yang sebelumnya berhasil dijaga selama bulan puasa bisa kembali naik hanya dalam beberapa hari setelah Lebaran.


Untuk itu, Budi menyarankan agar konsumsi kue kering dibatasi. Idealnya, seseorang cukup mengonsumsi maksimal tiga potong nastar per hari agar asupan kalori tetap terjaga.


Selain itu, penting juga untuk menyeimbangkan konsumsi makanan dengan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki atau olahraga santai, agar metabolisme tubuh tetap optimal.


Dengan pengaturan pola makan yang bijak, kamu tetap bisa menikmati hidangan Lebaran tanpa harus khawatir berat badan melonjak drastis.