Notification

×

Iklan

Iklan

Jangan Salah Waktu! Dokter Ungkap Jam Terbaik Minum Kopi Saat Puasa

Maret 13, 2026 Last Updated 2026-03-13T02:03:57Z



Bagi sebagian orang, secangkir kopi sudah menjadi bagian penting untuk memulai hari. Namun selama bulan puasa seperti saat Ramadan, kebiasaan ini perlu diatur dengan lebih bijak agar tidak mengganggu kesehatan tubuh.


Dokter spesialis gizi klinis, Firisha Virgidewi Witjaksono, menjelaskan bahwa waktu konsumsi kopi saat puasa sangat menentukan dampaknya bagi tubuh.


Menurutnya, waktu paling ideal untuk minum kopi adalah di antara waktu berbuka puasa hingga sebelum salat tarawih.


Dengan jadwal tersebut, tubuh masih memiliki cukup waktu untuk memproses kafein sebelum waktu tidur tiba.


Mengapa Tidak Disarankan Minum Kopi Saat Sahur?


Meski dikenal sebagai minuman penambah energi, kopi justru tidak dianjurkan diminum saat sahur.


Kafein yang terkandung dalam kopi memiliki efek diuretik, yaitu meningkatkan produksi urine sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan.


Jika diminum saat sahur, kondisi ini bisa meningkatkan risiko dehidrasi ketika menjalani puasa selama berjam-jam di siang hari.


Selain itu, kafein juga dapat memicu peningkatan produksi asam lambung. Saat perut kosong dalam waktu lama selama puasa, kondisi ini bisa menyebabkan perut kembung, nyeri lambung, hingga rasa tidak nyaman.


Dampak Kafein pada Lambung Saat Puasa


Informasi dari portal kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa kafein dapat merangsang produksi asam lambung.


Jika dikonsumsi saat sahur, lambung akan berada dalam kondisi kosong selama belasan jam setelahnya. Hal ini membuat dinding lambung lebih rentan mengalami iritasi.


Karena itu, dokter menyarankan agar konsumsi kopi tidak dilakukan ketika perut masih dalam kondisi kosong.


Benarkah Buah Bisa Menetralisir Efek Kopi?


Di masyarakat beredar anggapan bahwa makan buah setelah minum kopi saat sahur dapat mengurangi rasa haus akibat kafein.


Misalnya dengan mengonsumsi pisang yang kaya kalium atau buah yang memiliki kandungan air tinggi seperti semangka dan melon.


Namun menurut dokter, metabolisme tubuh tidak bekerja secara instan untuk menetralkan efek kafein tersebut.


Artinya, makanan pendamping tidak dapat sepenuhnya menghilangkan dampak kopi jika waktu konsumsinya tidak tepat.


Atur Waktu Ngopi Agar Puasa Tetap Nyaman


Para ahli menegaskan bahwa pengaturan waktu minum kopi tetap menjadi faktor utama untuk menjaga kenyamanan tubuh selama puasa.


Memindahkan jadwal minum kopi ke waktu setelah berbuka hingga sebelum tarawih dapat membantu tubuh menetralisir efek kafein lebih baik.


Selain itu, saat sahur disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi air putih agar tubuh tetap terhidrasi selama menjalani puasa sepanjang hari.


Dengan pengaturan yang tepat, para pencinta kopi tetap bisa menikmati minuman favoritnya tanpa mengganggu kesehatan selama bulan Ramadan.