Pemerintah Arab Saudi resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan setelah hilal Syawal tidak terlihat pada Rabu malam, sehingga bulan Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari.
Penetapan ini juga disampaikan oleh Mahkamah Agung Arab Saudi yang memastikan umat Islam di negara tersebut menjalani puasa secara penuh selama sebulan. Selain Arab Saudi, sejumlah negara di kawasan Timur Tengah juga merayakan Idul Fitri pada tanggal yang sama, seperti Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, hingga Turki.
Menjelang Lebaran, suasana di berbagai kota besar seperti Jeddah mulai dipenuhi aktivitas warga yang berburu kebutuhan hari raya. Salah satu yang paling mencolok adalah meningkatnya permintaan makanan manis seperti permen, cokelat, hingga kue khas Idul Fitri.
Tradisi menyajikan manisan dan kacang-kacangan saat Lebaran memang sudah mengakar kuat di masyarakat Arab. Setiap rumah biasanya menyediakan hidangan tersebut untuk menjamu tamu, lengkap dengan kopi dan teh khas Arab.
Di kawasan Al Balad, yang dikenal sebagai pusat perbelanjaan tradisional, lonjakan pengunjung terlihat signifikan. Toko-toko dipadati pembeli yang mencari aneka manisan, baik produk lokal maupun impor.
Abdulaziz Farhan, seorang manajer pemasaran toko cokelat di Jalan Tahlia, mengungkapkan bahwa permintaan meningkat tajam sejak pertengahan Ramadan. Bahkan, banyak perusahaan, hotel, hingga individu sudah mulai memesan kue Lebaran sejak hari ke-15 puasa.
“Penjualan di cabang kami meningkat sekitar 25 persen dalam beberapa hari terakhir. Banyak pelanggan yang sudah memesan jauh-jauh hari untuk kebutuhan Idul Fitri,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Saeed Al-Yamani, penjual kue di kawasan tersebut. Ia menyebut penjualan bisa meningkat hingga dua kali lipat, terutama dalam 10 hari terakhir Ramadan. Produk cokelat premium dari Swiss dan Belgia pun menjadi favorit, meski dibanderol cukup tinggi.
Sementara itu, warga setempat seperti Faisal Bawazeer menilai bahwa tradisi menyajikan manisan merupakan bagian penting dari perayaan Lebaran. Menurutnya, Idul Fitri adalah momen berkumpul bersama keluarga dan kerabat, sehingga suguhan terbaik menjadi hal yang tidak terpisahkan.
Ia juga mengaku lebih memilih membeli kebutuhan Lebaran lebih awal untuk menghindari lonjakan harga dan keramaian yang biasanya terjadi menjelang hari raya.
Dengan semakin dekatnya Idul Fitri, aktivitas ekonomi di sektor makanan dan ritel di Arab Saudi diprediksi akan terus meningkat, seiring antusiasme masyarakat dalam menyambut hari kemenangan.
