Notification

×

Iklan

Iklan

Ojol Mulai Terima “THR” Lebaran! Ada yang Cuma Rp150 Ribu, Ada Juga Tembus Rp900 Ribu

Maret 07, 2026 Last Updated 2026-03-06T23:02:32Z

 

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Kota dan Kabupaten Bekasi mulai menerima Bantuan Hari Raya (BHR) menjelang Lebaran 2026. Bantuan yang diberikan oleh perusahaan transportasi online ini memiliki nominal yang berbeda-beda, tergantung pada kinerja masing-masing pengemudi selama setahun terakhir.


Beberapa driver mengaku sudah menerima dana tersebut sejak awal Maret 2026 melalui dompet digital di aplikasi masing-masing. Besaran bantuan yang diterima pun bervariasi, mulai dari Rp150.000 hingga Rp900.000.


Salah satu pengemudi ojol di kawasan Bekasi Selatan, Adika Fadhil (30), mengatakan bahwa dirinya menerima BHR sebesar Rp150.000. Dana tersebut masuk ke dompet tunai aplikasinya pada 5 Maret 2026.


“Alhamdulillah BHR dari ojol sudah cair. Kalau saya pribadi dapat Rp150.000,” ujar Adika.


Meski bersyukur, Adika menilai nominal bantuan tersebut masih jauh dari harapan banyak pengemudi. Ia juga menyoroti mekanisme pembagian yang dianggap belum sepenuhnya transparan.


Menurutnya, masih ada sejumlah driver yang sudah lama bekerja namun belum mendapatkan bantuan serupa. Hal ini membuat sebagian pengemudi merasa pembagian BHR belum merata.


“Masih banyak teman-teman yang sudah belasan tahun jadi ojol, tapi ada juga yang tidak dapat. Jadi pembagiannya terasa belum merata,” jelasnya.


Berbeda dengan Adika, driver lain bernama Edi Sugiyanto (50) mengaku menerima BHR yang jauh lebih besar, yakni sekitar Rp900.000. Jumlah tersebut sama seperti yang ia terima pada tahun sebelumnya.


Edi menjelaskan bahwa besaran bantuan biasanya dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti jumlah perjalanan yang diselesaikan, tingkat pembatalan order, durasi waktu online, hingga level atau performa driver di aplikasi.


“Kalau untuk saya pribadi dapat sekitar Rp900.000. Tahun kemarin juga sama,” kata Edi.


Meski begitu, ia mengaku tidak terlalu menaruh ekspektasi tinggi terhadap nominal bantuan tersebut. Baginya, BHR tetap menjadi tambahan rezeki menjelang Hari Raya.


Driver lainnya, Abu Bakar (48), mengatakan bahwa dirinya menerima bantuan sebesar Rp500.000. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp150.000.


Abu Bakar mengaku berencana menggunakan uang tersebut untuk menambah kebutuhan belanja Lebaran bersama keluarganya.


“Lumayan buat tambahan belanja Lebaran,” ujarnya.


Program Bantuan Hari Raya ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah dan perusahaan transportasi online. Pemerintah menargetkan sekitar 850.000 mitra driver di seluruh Indonesia akan menerima BHR pada tahun 2026.


Total anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp220 miliar. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para pengemudi ojol memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan program ini telah dibahas secara intensif bersama para perusahaan aplikator transportasi online.


Ia menyebut adanya komitmen kuat dari perusahaan untuk memberikan bonus hari raya kepada para mitra pengemudi.


“Program bonus hari raya ini telah dibahas melalui komunikasi intensif dengan para aplikator dan alhamdulillah ada komitmen kuat dari mereka,” kata Airlangga.