Situasi keamanan di Israel kembali memanas setelah rentetan rudal dari Iran dan Lebanon memicu sirene peringatan di berbagai kota besar. Ledakan terdengar di Yerusalem, sementara alarm bahaya juga meraung di Tel Aviv, wilayah tengah Israel, hingga Haifa dan kawasan utara lainnya.
Militer Israel menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran yang mengarah ke wilayah negara tersebut.
IDF Klaim Sebagian Besar Rudal Berhasil Dicegat
Dalam pernyataan resmi yang dikutip Agence France-Presse, militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) menyebut sistem pertahanan udara mereka telah diaktifkan untuk mencegat ancaman.
“IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel. Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut,” demikian pernyataan yang disampaikan berulang kali sepanjang siang hingga sore hari.
Tak lama setelah serangan pertama, militer juga melaporkan adanya peluncuran dari Lebanon menuju Israel tengah. Sejumlah proyektil disebut berhasil dicegat sebelum mencapai target.
Lebanon Ikut Terseret Konflik
Konflik yang kini memasuki hari kelima ini bermula dari serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Ketegangan kemudian meluas ketika kelompok Hezbollah yang berbasis di Lebanon melancarkan serangan balasan ke Israel.
Kelompok tersebut disebut bertindak sebagai respons atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang memicu eskalasi lanjutan berupa serangan udara Israel secara berkelanjutan.
Korban Luka dan Kerusakan
Layanan darurat nasional Israel, Magen David Adom (MDA), melaporkan telah mengevakuasi dua orang ke rumah sakit di wilayah Israel tengah dengan luka ringan, termasuk seorang pria sekitar 30 tahun yang mengalami luka akibat pecahan proyektil.
Polisi Israel juga menyebut petugas dikerahkan ke lima lokasi di wilayah Yerusalem setelah serpihan rudal yang dicegat jatuh dan menyebabkan kerusakan material.
Sejak awal konflik, MDA mencatat telah menangani total 414 korban, dengan rincian 10 korban meninggal dunia, dua luka serius, enam luka sedang, dan ratusan lainnya mengalami luka ringan.
Situasi Masih Sangat Dinamis
Militer Israel menegaskan sebagian besar peluncuran dari Lebanon telah berhasil dicegat. Namun eskalasi yang terus berlangsung membuat situasi keamanan di kawasan tetap berada dalam kondisi siaga tinggi.
Perkembangan konflik ini dipantau ketat oleh komunitas internasional, mengingat potensi dampaknya terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah secara luas. (RHZ27)
