Notification

×

Iklan

Iklan

Warga Medan Panik Isi BBM! Antrean di SPBU Mengular hingga Ratusan Meter

Maret 06, 2026 Last Updated 2026-03-05T23:56:59Z


Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan dipadati kendaraan warga yang ingin mengisi bahan bakar minyak (BBM). Antrean kendaraan bahkan terlihat mengular hingga ratusan meter pada Kamis malam, 5 Maret 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.


Fenomena ini dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan terganggunya pasokan minyak ke Indonesia setelah memanasnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.


Banyak warga memilih mengisi tangki kendaraan lebih awal karena takut terjadi kelangkaan BBM dalam beberapa hari ke depan.


Warga Antre Demi Persediaan BBM


Salah seorang warga Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, Joni Sembiring, mengaku telah mengantre sekitar 20 menit di salah satu SPBU di Jalan Ngumban Surbakti.


Menurutnya, lonjakan antrean terjadi karena kekhawatiran masyarakat setelah beredar isu di media sosial mengenai potensi kelangkaan minyak.


“Ini menurut saya karena ketakutan masyarakat terhadap ketersediaan BBM,” kata Joni saat ditemui di lokasi.


Ia menilai kondisi tersebut lebih dipicu oleh kepanikan warga dibandingkan dengan kondisi pasokan yang sebenarnya.


Antrean Disebut Mencapai 500 Meter


Joni mengatakan antrean kendaraan di SPBU mulai terlihat sejak sore hari dan semakin panjang pada malam hari. Bahkan di beberapa titik, panjang antrean diperkirakan mencapai hampir 500 meter.


Menurutnya, hampir semua jenis BBM mengalami lonjakan permintaan sehingga antrean terjadi di berbagai jalur pengisian.


Meski ikut mengantre, Joni mengaku tidak berencana menimbun BBM menggunakan wadah tambahan seperti jeriken. Ia tetap mengikuti aturan pemerintah yang menyatakan stok BBM masih mencukupi.


Namun demikian, ia tetap memilih mengisi bahan bakar lebih awal sebagai langkah antisipasi untuk kebutuhan kerja keesokan hari.


Sopir Truk Mengaku Sulit Dapat Solar


Kondisi serupa juga dirasakan oleh para pengemudi kendaraan berat. Kacaribu, seorang sopir truk, mengaku harus mengantre hingga satu jam untuk mendapatkan bahan bakar jenis solar.


Ia mengatakan dalam beberapa hari terakhir solar mulai sulit ditemukan di sejumlah wilayah.


“Susah ditemukan minggu ini, galonnya kosong,” ujarnya setelah mengisi BBM di SPBU Jalan AH Nasution, Kecamatan Medan Johor.


Meski begitu, Kacaribu mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah kekosongan solar juga terjadi di daerah lain di luar wilayah seperti Tanah Karo, Medan, dan Dairi.


Isu Kelangkaan Picu Kepanikan


Situasi antrean panjang ini menunjukkan tingginya kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan gangguan pasokan energi global akibat konflik geopolitik.


Meski pemerintah sebelumnya menyatakan stok BBM nasional masih aman untuk beberapa waktu ke depan, kabar yang beredar di media sosial tetap memicu kepanikan warga untuk segera mengisi bahan bakar kendaraan mereka.