Notification

×

Iklan

Iklan

Bukan Touring Biasa! 125 Harley-Davidson Siap Konvoi Besar dari Jakarta ke Bali

April 27, 2026 Last Updated 2026-04-27T12:11:28Z

Ratusan penggemar motor gede Harley-Davidson yang tergabung dalam H.O.G. Anak Elang Harley-Davidson Jakarta Chapter bersiap menggelar touring tahunan berskala besar. Kegiatan ini akan menempuh perjalanan panjang dari Jakarta hingga Bali dan dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 10 Mei 2026.


Touring akbar ini akan melibatkan sedikitnya 125 riders yang akan menempuh rute lintas kota dengan berbagai tantangan jalan. Perjalanan tersebut bukan hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota, tetapi juga menunjukkan pentingnya keselamatan berkendara dalam perjalanan jarak jauh.


Direktur H.O.G. Anak Elang Jakarta Chapter, Suherli, mengatakan seluruh peserta akan dibagi ke dalam lima grup selama perjalanan agar konvoi tetap tertib dan aman di jalan.


“Dari 125 anggota ini, nantinya akan dibagi ke dalam lima grup selama perjalanan,” ujar Suherli saat ditemui di dealer Anak Elang Harley-Davidson, Jakarta, Minggu (26/4/2026).


Pembagian grup ini dilakukan agar arus lalu lintas tetap lancar dan tidak mengganggu pengguna jalan lain. Setiap grup juga akan mendapatkan pengawalan khusus serta kendaraan pendamping selama touring berlangsung.


Wakil Ketua H.O.G. Anak Elang Jakarta Chapter, Budi Nugraha, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perjalanan biasa. Menurutnya, touring jarak jauh dengan jumlah peserta besar membutuhkan disiplin tinggi dan kesiapan tim yang matang.


Panitia bahkan telah menyiapkan dua unit ambulans lengkap dengan tenaga medis, tim mekanik, Special Assistant Support (SAS), serta mobil pendukung untuk mengantisipasi berbagai kondisi darurat selama perjalanan.


Rute touring dimulai dari Jakarta menuju Solo, kemudian dilanjutkan ke Malang, Banyuwangi, dan berakhir di Bali sebagai titik finish utama. Seluruh jalur yang akan dilalui juga sudah disurvei lebih dulu untuk memastikan kelayakan jalan bagi rombongan moge.


Secara umum, kondisi jalan dinilai cukup baik, meski ada beberapa titik yang perlu perhatian khusus seperti di wilayah Lumajang dan beberapa ruas jalan yang masih dalam tahap perbaikan.


Untuk menghindari kemacetan dan jalur padat kendaraan berat seperti truk dan bus, panitia memilih jalur tengah dan selatan dibandingkan jalur utama utara yang biasanya lebih ramai.


Meski demikian, Budi menyebut tantangan tetap ada, terutama terkait kondisi jalan di beberapa daerah yang membutuhkan kewaspadaan ekstra dari seluruh peserta.


Selain kesiapan kendaraan, kondisi fisik para riders juga menjadi perhatian utama. Panitia menetapkan aturan bahwa peserta hanya boleh berkendara maksimal 100 kilometer nonstop atau sekitar dua jam sebelum wajib beristirahat.


Sebagai contoh, pada etape Solo menuju Malang dengan jarak sekitar 317 kilometer, peserta dijadwalkan berhenti sebanyak tiga kali, termasuk untuk pengisian bahan bakar dan makan siang.


Tidak hanya itu, sesi safety riding juga telah dilakukan, khususnya bagi anggota baru yang akan mengikuti touring jarak jauh ini agar mereka lebih siap menghadapi perjalanan panjang.


“Kami juga selalu didukung tim medis dan ambulans selama perjalanan,” kata Budi.


Menariknya, touring Harley-Davidson ini juga akan diselingi kegiatan sosial di Malang dan Banyuwangi. Sementara Bali dipilih sebagai tujuan akhir karena memiliki daya tarik wisata tersendiri dan akses yang mudah bagi anggota yang tidak ikut konvoi dari awal.


Panitia optimistis seluruh rangkaian acara akan berjalan lancar dan memberikan pengalaman berkesan bagi seluruh peserta, sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota komunitas Harley-Davidson di Indonesia. (Rhz2797)