Notification

×

Iklan

Iklan

Harga Minyak Naik Gila-gilaan, Maskapai Mulai ‘Cekik’ Penumpang Lewat Biaya Bagasi!

April 03, 2026 Last Updated 2026-04-03T08:21:18Z

Gejolak harga minyak dunia mulai berdampak langsung ke industri penerbangan. Sejumlah maskapai di Amerika Serikat kini mengambil langkah strategis dengan menaikkan biaya bagasi guna menutup lonjakan biaya operasional, khususnya bahan bakar.


Salah satu yang terdampak adalah United Airlines, yang resmi menaikkan tarif bagasi tercatat sebesar US$10. Kebijakan ini mulai berlaku untuk tiket yang dibeli sejak awal April 2026, menyasar penumpang di rute domestik maupun kawasan Amerika Utara dan Latin.


Dengan penyesuaian tersebut, biaya bagasi pertama kini menjadi US$45 (sekitar Rp764.000) jika dibayar di awal. Namun, penumpang harus merogoh kocek lebih dalam hingga US$50 (sekitar Rp848.000) jika pembayaran dilakukan mendekati waktu keberangkatan.


Langkah ini menjadikan United sebagai maskapai kedua dalam waktu singkat yang menaikkan biaya bagasi. Sebelumnya, JetBlue Airways juga telah lebih dulu menaikkan tarif bagasi, berkisar antara US$4 hingga US$9 per tas, tergantung waktu pemesanan.


Kenaikan ini tidak lepas dari melonjaknya harga bahan bakar pesawat yang menjadi komponen biaya terbesar kedua setelah tenaga kerja. Berdasarkan data industri dari Airlines for America, harga bahan bakar di beberapa kota besar seperti Chicago, Houston, Los Angeles, dan New York telah mencapai rata-rata US$4,56 per galon. Angka ini melonjak lebih dari 82% sejak meningkatnya tensi geopolitik global pada akhir Februari lalu.


Meski demikian, tidak semua penumpang akan terkena dampak kenaikan ini. United tetap memberikan fasilitas bagasi gratis bagi pemegang kartu kredit tertentu, anggota loyalitas elit MileagePlus, personel militer aktif, serta penumpang kelas premium.


Selain itu, penumpang masih bisa mendapatkan potongan harga jika melakukan pembayaran bagasi secara online setidaknya 24 jam sebelum jadwal penerbangan.


Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan harga minyak global kini mulai merembet ke sektor perjalanan, dan bukan tidak mungkin kebijakan serupa akan diikuti maskapai lain dalam waktu dekat.   (Rhz2797)