Notification

×

Iklan

Iklan

Prabowo Reshuffle BGN, Nanik Sudaryati dan Said Iqbal Resmi Dapat Jabatan Baru

Juni 08, 2026 Last Updated 2026-06-08T13:55:21Z

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) serta menunjuk Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026), sebagai bagian dari langkah pemerintah memperkuat tata kelola lembaga strategis dan program prioritas nasional.


Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mengambil sumpah jabatan para pejabat yang baru dilantik. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta pejabat tinggi TNI dan Polri.


Adapun pejabat yang resmi mengemban tugas baru adalah Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN, dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN. Selain itu, Presiden juga melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden yang akan fokus pada isu ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.


Sebelum pengambilan sumpah jabatan, Presiden Prabowo terlebih dahulu menanyakan kesiapan para pejabat untuk mengucapkan sumpah sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Setelah menyatakan kesediaannya, para pejabat mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah negara.


Penunjukan Said Iqbal dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 58/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Kehadiran tokoh buruh tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin memperkuat komunikasi dan kebijakan yang berkaitan dengan pekerja serta dunia ketenagakerjaan.


Sejumlah pejabat penting tampak hadir dalam pelantikan tersebut, di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, hingga Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko.


Pelantikan pimpinan baru BGN ini terjadi setelah Presiden Prabowo melakukan pergantian terhadap jajaran sebelumnya. Nanik Sudaryati Deyang, Agustina Arumsari, dan Trenggono menggantikan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, serta Sony Sonjaya yang sebelumnya memimpin lembaga tersebut.


Pergantian tersebut menjadi sorotan publik karena dilakukan di tengah proses evaluasi besar-besaran terhadap tata kelola Badan Gizi Nasional. Pemerintah disebut ingin memastikan program-program strategis di bidang gizi berjalan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.


Dengan kepemimpinan baru di BGN serta hadirnya Said Iqbal sebagai penasihat khusus Presiden, pemerintah berharap penguatan sektor gizi nasional dan perlindungan kesejahteraan pekerja dapat berjalan lebih efektif dalam mendukung agenda pembangunan Indonesia ke depan.(Rhz2797)