Notification

×

Iklan

Iklan

Tegang! Negosiasi AS-Iran Belum Temui Kesepakatan, Lanjut Lagi Hari Ini

April 12, 2026 Last Updated 2026-04-12T03:04:47Z


Negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung alot. Setelah hampir 15 jam diskusi intensif, kedua negara belum mencapai kesepakatan final dan memutuskan untuk melanjutkan perundingan ke hari kedua.


Pertemuan penting ini digelar di Islamabad, Pakistan, sebagai upaya mencari solusi atas konflik yang telah berlangsung selama enam minggu terakhir. Meski belum ada titik temu, kedua pihak disebut telah bertukar dokumen yang membuka peluang tercapainya kerangka kesepakatan yang lebih luas.


Laporan dari media Iran menyebutkan bahwa diskusi teknis masih terus dilakukan oleh para ahli dari kedua negara di Hotel Serena. Negosiasi sempat dihentikan sementara menjelang fajar untuk istirahat, sebelum dilanjutkan kembali.


Pemerintah Iran menyatakan bahwa pembicaraan akan tetap berlanjut meskipun masih terdapat sejumlah perbedaan yang belum terselesaikan. Hal ini menunjukkan bahwa proses diplomasi masih berada pada tahap krusial.


Dari pihak Amerika Serikat, delegasi dipimpin oleh JD Vance, bersama utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner. Mereka diketahui sempat melakukan pertemuan selama dua jam dengan perwakilan Iran, termasuk Mohammad Baqer Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.


Sementara itu, pihak Washington belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan terbaru dari negosiasi tersebut, termasuk apakah masih terdapat perbedaan signifikan dengan Teheran.


Pertemuan di Islamabad ini menjadi momen penting karena merupakan kontak langsung pertama antara AS dan Iran dalam lebih dari satu dekade, sekaligus dialog tingkat tinggi sejak Revolusi Islam Iran 1979.


Hasil dari negosiasi ini dinilai sangat menentukan, terutama terkait kelanjutan gencatan senjata sementara yang berlangsung selama dua minggu, serta potensi pembukaan kembali jalur strategis di Selat Hormuz.


Dengan situasi yang masih dinamis, dunia internasional kini menantikan hasil akhir dari perundingan yang berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan dan ekonomi global tersebut. (Rhz2797)