Notification

×

Iklan

Iklan

Tragis di Jaksel! 4 Pekerja Tewas Saat Kuras Tangki Air, Kronologinya Bikin Miris

April 04, 2026 Last Updated 2026-04-04T02:42:33Z

Insiden tragis terjadi di kawasan Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, saat empat pekerja proyek bangunan ditemukan tewas di dalam bak penampungan air. Peristiwa memilukan ini diduga terjadi saat para korban berusaha saling menolong tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan kerja.


Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat pagi, 3 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, di sebuah proyek bangunan bertingkat yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa.


Kronologi Kejadian di Lokasi Proyek


Menurut keterangan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, insiden bermula saat mandor proyek memerintahkan sejumlah pekerja untuk menguras bak penampungan air bersih (geloteng) berukuran sekitar 6x3 meter yang berada di area basement.


Saat proses pembongkaran penutup bak berlangsung, salah satu pekerja diduga terjatuh ke dalam lubang tersebut. Melihat kejadian itu, rekan-rekannya berusaha memberikan pertolongan tanpa menggunakan alat pelindung diri yang memadai.


Upaya penyelamatan yang dilakukan secara spontan justru berujung petaka. Beberapa pekerja lain ikut terjatuh ke dalam bak penampungan saat mencoba menolong korban pertama.


Kondisi Berbahaya di Dalam Bak


Sejumlah saksi yang berada di lokasi mengaku sempat mencoba melakukan evakuasi. Namun, mereka merasakan kondisi tidak normal di sekitar bak penampungan.


Salah satu saksi menyebut adanya hawa panas dan udara pengap di dalam area tersebut, yang diduga menjadi faktor penyebab para korban kehilangan kesadaran.


Situasi ini mengindikasikan kemungkinan adanya gas berbahaya atau minimnya oksigen di dalam ruang tertutup tersebut, yang sangat berisiko bagi pekerja tanpa perlengkapan khusus.


Empat Korban Meninggal Dunia


Empat pekerja yang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden ini masing-masing berinisial YN (31), M (61), TS (62), dan MF (18). Mereka sempat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa mereka tidak tertolong.


Sementara itu, tiga pekerja lainnya yang turut mencoba membantu mengalami sesak napas dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Pasar Rebo. Ketiganya diketahui berinisial Ujib (42), Ahmad Jaelani (37), dan Sunar (63).


Pentingnya Standar Keselamatan Kerja


Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, terutama dalam aktivitas berisiko tinggi seperti pekerjaan di ruang tertutup atau confined space.


Penggunaan alat pelindung diri (APD), prosedur keamanan, serta pengawasan ketat seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap proyek konstruksi untuk mencegah kejadian serupa terulang.


Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian serta kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam insiden tersebut.(Rhz2797)