Notification

×

Iklan

Iklan

Bukan Cuma untuk Siswa, BGN Ungkap Prioritas Utama Program MBG yang Masih Banyak Disalahpahami

Mei 31, 2026 Last Updated 2026-05-31T15:10:31Z

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan pemahaman mengenai kelompok penerima manfaat utamanya. Selama ini, sebagian masyarakat menganggap program tersebut hanya ditujukan bagi peserta didik di sekolah. Namun, BGN menegaskan bahwa fokus utama MBG justru berada pada kelompok rentan, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.


Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menjelaskan bahwa kelompok tersebut menjadi prioritas karena berada dalam fase penting yang menentukan kualitas kesehatan dan perkembangan sumber daya manusia di masa depan. Menurutnya, peserta didik memang menjadi bagian dari penerima manfaat program, tetapi berada setelah kelompok rentan yang masuk dalam periode emas 1.000 hari pertama kehidupan.


Periode 1.000 Hari Pertama Jadi Fokus Utama


Sony mengungkapkan bahwa dalam berbagai kegiatan konsolidasi program MBG di sejumlah daerah, dirinya selalu menekankan pentingnya memahami tujuan dasar program tersebut. Konsolidasi dilakukan untuk menyamakan persepsi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yayasan, mitra pelaksana, serta satuan tugas MBG di tingkat kabupaten dan kota.


Ia menilai pemenuhan gizi pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita merupakan langkah strategis dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang. Karena itu, seluruh pelaksana program diminta menempatkan kelompok rentan sebagai sasaran prioritas.


Banyak Mitra Masih Keliru Memahami Program MBG


BGN juga menemukan masih adanya kesalahpahaman di kalangan sejumlah yayasan dan mitra pelaksana terkait tujuan program MBG. Beberapa pihak disebut lebih fokus menjalin kerja sama dengan sekolah karena menganggap program tersebut identik dengan pemberian makan untuk siswa.


Menurut Sony, kesalahan persepsi itu diduga muncul akibat penggunaan istilah school meal yang sering diartikan sebagai program makan khusus bagi peserta didik. Padahal, konsep MBG yang dijalankan pemerintah memiliki cakupan lebih luas dengan menitikberatkan pada pemenuhan gizi kelompok yang paling membutuhkan.


MBG Disebut Sebagai Investasi Strategis Bangsa


BGN menilai keberhasilan program MBG akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, seluruh unsur pelaksana di lapangan diminta memahami filosofi dan tujuan program secara utuh agar implementasinya tidak melenceng dari kebijakan yang telah ditetapkan.


Sony mengingatkan bahwa pemberian makanan bergizi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita merupakan inti dari program tersebut. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat untuk mengawal pelaksanaan MBG agar tetap berjalan sesuai sasaran dan tidak menyimpang dari tujuan awal.


Dukung Visi Indonesia Emas 2045


Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini diharapkan mampu memperkuat fondasi kesehatan generasi muda Indonesia sejak dini sehingga dapat mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.


BGN pun mengajak seluruh pelaksana dan mitra di daerah untuk terus berkoordinasi serta saling mengingatkan agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh kelompok yang menjadi prioritas utama. Dengan pelaksanaan yang tepat sasaran, MBG diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.(Rhz2797)