Notification

×

Iklan

Iklan

Heboh di Klaten! Ratusan Siswa Diduga Keracunan Makanan, Korban Tembus 500 Orang

Mei 02, 2026 Last Updated 2026-05-02T05:01:36Z


Kasus dugaan keracunan massal yang melibatkan ratusan siswa dan guru di Klaten terus menjadi perhatian publik. Jumlah korban dilaporkan meningkat hingga mencapai sekitar 500 orang, termasuk mereka yang mengalami gejala ringan namun tidak menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Anggit Budiarto, menyampaikan bahwa penambahan jumlah korban terutama berasal dari siswa. Sementara itu, jumlah guru yang terdampak dilaporkan tidak mengalami peningkatan.


Menurut Anggit, pihaknya masih terus melakukan pendataan dan verifikasi untuk memastikan jumlah korban secara akurat. Proses ini dilakukan bersama berbagai pihak terkait, termasuk puskesmas dan dinas pendidikan setempat.


Insiden ini diduga berkaitan dengan konsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejumlah siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, pusing, sakit perut, hingga diare setelah menyantap menu yang disediakan.


Beberapa korban yang sempat dirawat di fasilitas kesehatan, seperti di Puskesmas wilayah Tulung, kini mulai menunjukkan kondisi yang membaik. Salah satu siswa menyebutkan bahwa gejala yang dirasakan sudah mereda, bahkan beberapa pasien sudah diperbolehkan pulang.


Meski sebagian besar korban hanya mengalami gejala ringan, kejadian ini tetap menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Evaluasi terhadap kualitas makanan dan sistem distribusi dalam program MBG pun menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.


Kasus ini juga menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan ketat terhadap keamanan pangan, terutama dalam program yang menyasar pelajar. Pemerintah diharapkan dapat segera memastikan penyebab pasti insiden ini agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga. (Rhz2797)