Notification

×

Iklan

Iklan

Heboh! Isu Siswa SD Dikeluarkan Gara-Gara Kritik MBG, Ini Fakta Sebenarnya

Mei 05, 2026 Last Updated 2026-05-05T12:11:05Z


Isu viral di media sosial soal seorang siswa sekolah dasar (SD) di Pemalang yang disebut dikeluarkan karena mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya mendapat klarifikasi resmi. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan kabar tersebut tidak benar dan program MBG tetap berjalan normal.


Koordinator Regional BGN Jawa Tengah, Reza Mahendra, menegaskan bahwa tidak ada siswa yang dikeluarkan dari sekolah terkait kritik terhadap program tersebut. Ia menyebut isu yang beredar hanyalah kesalahpahaman yang telah diselesaikan secara internal.


“Kejadian di SDN 01 Banjaranyar mengenai siswa yang dikeluarkan karena kritik MBG itu tidak benar. Siswa tersebut masih aktif bersekolah,” jelas Reza dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).


Menurut penjelasan BGN, polemik ini bermula dari perbedaan pemahaman antara orang tua siswa dan pihak sekolah terkait teknis pelaksanaan program MBG. Perbedaan informasi, khususnya mengenai porsi makanan dan besaran anggaran, kemudian berkembang menjadi isu yang menyesatkan di masyarakat.


Reza menambahkan bahwa pihak sekolah bersama instansi terkait telah melakukan komunikasi intensif dengan keluarga siswa untuk meluruskan situasi. Proses pendampingan juga dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman lanjutan.


Di sisi lain, evaluasi terhadap program MBG tetap dilakukan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat disebut tengah meningkatkan kualitas layanan, termasuk dalam distribusi makanan kepada para penerima manfaat.


Sebelumnya, isu ini ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial dengan narasi adanya tindakan sepihak dari sekolah terhadap siswa. Namun setelah ditelusuri, kejadian tersebut murni akibat miskomunikasi antara pihak sekolah dan orang tua.


Hingga saat ini, pelaksanaan program MBG di Kabupaten Pemalang tetap berlangsung dan telah menjangkau ribuan siswa. BGN menegaskan akan terus memperketat pengawasan agar program berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.(Rhz2797)