Notification

×

Iklan

Iklan

Peluru Nyasar Lukai Mahasiswi UNP, TNI Langsung Tutup Lokasi Latihan Menembak

Juni 03, 2026 Last Updated 2026-06-03T11:53:25Z

Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol memutuskan menutup sementara lokasi latihan menembak yang biasa digunakan personel TNI. Keputusan ini diambil menyusul insiden dugaan peluru nyasar yang melukai dua warga sipil di kawasan Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat.


Penutupan dilakukan sebagai langkah evaluasi sekaligus upaya memastikan keamanan area latihan sebelum kembali digunakan. Pihak Kodam menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menyikapi peristiwa tersebut.


Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kav Taufiq, mengatakan lokasi latihan langsung dihentikan operasionalnya setelah kejadian yang terjadi pada Selasa (2/6/2026).


Lokasi Latihan Ditutup Hingga Investigasi Rampung


Menurut Taufiq, hasil penelusuran awal menunjukkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama dilaporkan terjadi di sekitar kawasan Universitas Negeri Padang. Karena itu, Pangdam Tuanku Imam Bonjol memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap lokasi latihan menembak tersebut.


Penutupan akan berlangsung hingga tim internal TNI menyelesaikan pemeriksaan dan memastikan area tersebut benar-benar aman. Evaluasi juga dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan peluru keluar dari zona latihan.


Langkah ini diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang serta meningkatkan standar keamanan selama pelaksanaan latihan militer.


Dua Warga Sipil Menjadi Korban


Insiden yang terjadi pada Selasa sore itu menyebabkan seorang mahasiswi Universitas Negeri Padang mengalami luka pada bagian kaki. Selain itu, seorang warga laki-laki juga dilaporkan terkena proyektil di bagian tangan.


Kedua korban segera mendapatkan penanganan setelah kejadian berlangsung. Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar karena lokasi kejadian berada di area yang cukup dekat dengan aktivitas publik.


Pada saat insiden terjadi, personel dari Yonif TP 897/Singgalang diketahui sedang melaksanakan latihan menembak. Meski demikian, TNI belum dapat memastikan apakah proyektil yang mengenai korban benar-benar berasal dari area latihan tersebut.


TNI Lakukan Investigasi Mendalam


Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol saat ini masih melakukan investigasi untuk mengungkap sumber peluru yang mengenai korban. Tim internal telah diterjunkan guna mengumpulkan berbagai data dan bukti yang diperlukan.


Selain melakukan olah tempat kejadian perkara di sekitar kawasan Rektorat Universitas Negeri Padang, petugas juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat insiden terjadi.


Proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus menentukan langkah perbaikan yang diperlukan pada sistem keamanan latihan.


Masyarakat Diminta Menunggu Hasil Resmi


Kodam meminta masyarakat untuk memberikan waktu kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara maksimal. Hasil penyelidikan nantinya akan diumumkan secara terbuka kepada publik setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.


Pihak TNI menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas insiden tersebut dan mengambil langkah yang diperlukan guna memastikan keselamatan warga di sekitar area latihan militer tetap terjaga.(Rhz2797)