Notification

×

Iklan

Iklan

Gara-gara Nasi Uduk, Bentrok Maut di Menteng Berawal dari Hal yang Tak Disangka

Juli 26, 2026 Last Updated 2026-07-26T11:44:48Z

JAKARTA – Polisi mengungkap kronologi awal bentrokan maut yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Peristiwa yang menewaskan satu orang itu ternyata dipicu persoalan sepele saat seseorang membeli sarapan nasi uduk.


Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden bermula di kawasan Jalan Matraman Dalam, lokasi seorang pedagang nasi uduk berjualan. Seorang pria yang datang untuk membeli sarapan diduga merasa tidak mendapatkan pelayanan yang memuaskan.


Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan bahwa pria tersebut sempat meluapkan kekesalannya dengan menggeber sepeda motor sebelum meninggalkan lokasi.


"Awalnya ada seseorang dari kelompok yang kemudian menjadi korban penyerangan datang untuk membeli sarapan. Diduga karena merasa tidak dilayani dengan baik, ia menggeber kendaraannya lalu pergi," ujar Roby saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Minggu (26/7/2026).


Kembali Bersama Rekan dan Rusak Gerobak Pedagang


Situasi yang semula hanya berupa cekcok ternyata tidak berhenti sampai di situ. Beberapa saat kemudian, pria tersebut kembali ke lokasi dengan membawa sejumlah rekannya.


Menurut polisi, rombongan itu kemudian melakukan aksi perusakan terhadap gerobak milik pedagang nasi uduk yang menjadi awal perselisihan.


Tindakan tersebut memicu kemarahan warga sekitar. Merasa pedagang di lingkungan mereka menjadi korban perusakan, sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi tempat kelompok tersebut berkumpul.


Bentrokan Meluas Hingga Jalan Tambak


Ketegangan antara kedua kelompok akhirnya berubah menjadi bentrokan terbuka. Aksi saling serang pun meluas hingga ke kawasan Jalan Tambak, Menteng.


Akibat bentrokan tersebut, situasi di lokasi sempat mencekam. Aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sekaligus melakukan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang terlibat.


Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti bentrokan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan bukti di lapangan. Aparat juga terus memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi perusakan maupun bentrokan yang berujung jatuhnya korban jiwa.


Polisi Imbau Warga Tidak Terprovokasi


Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat. Warga juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar situasi tetap kondusif.


Kasus bentrokan maut di Menteng ini masih dalam proses penyidikan. Polisi memastikan akan mengusut tuntas seluruh pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(Rhz2797)