Notification

×

Iklan

Iklan

Seru-Seruan Lomba 17 Agustus, Jangan Abaikan Risiko Cedera Ini

Agustus 16, 2026 Last Updated 2026-08-16T13:36:42Z

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus selalu identik dengan berbagai perlombaan. Mulai dari permainan tradisional hingga lomba yang membutuhkan tenaga dan gerakan cepat, semuanya menjadi bagian dari kemeriahan perayaan kemerdekaan.


Namun, di balik suasana penuh tawa dan kebersamaan, peserta lomba tetap perlu memperhatikan kondisi tubuh. Pasalnya, aktivitas yang terlihat sederhana sekalipun dapat memicu cedera apabila dilakukan secara mendadak tanpa persiapan fisik yang cukup.


Gerakan Mendadak Bisa Picu Cedera


Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi dr Oryza Satria, SpOT(K), menjelaskan bahwa cedera saat mengikuti lomba 17 Agustus umumnya berkaitan dengan gerakan eksplosif, tarikan secara tiba-tiba, terjatuh, permukaan yang licin, serta aktivitas fisik yang jarang dilakukan sehari-hari.


Kondisi tersebut dapat terjadi karena tubuh dipaksa bergerak lebih cepat atau lebih kuat dibandingkan aktivitas sehari-hari.


“Yang paling sering biasanya cedera ringan seperti lecet, memar, keseleo, strain otot, dan nyeri setelah aktivitas,” kata dr Oryza kepada detikcom, Kamis (13/8/2026).


Cedera ringan memang lebih sering terjadi, tetapi bukan berarti risiko cedera serius bisa diabaikan.


Cedera Serius Tetap Bisa Terjadi


Menurut dr Oryza, dalam kondisi tertentu peserta lomba juga dapat mengalami cedera yang membutuhkan penanganan medis. Risiko tersebut terutama muncul ketika seseorang terjatuh atau mengalami benturan cukup keras.


Beberapa cedera yang mungkin terjadi antara lain dislokasi bahu, patah tulang pada pergelangan tangan atau lengan, cedera ligamen, hingga cedera kepala akibat terjatuh.


Karena itu, peserta lomba sebaiknya tidak menganggap remeh aktivitas fisik hanya karena dilakukan dalam suasana bermain dan bersenang-senang.


Pemanasan Sebelum Lomba Jangan Dilewatkan


Salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko cedera adalah mengikuti aktivitas fisik secara eksplosif tanpa persiapan tubuh yang memadai.


Dr Oryza menyebut masalahnya sering kali bukan terletak pada jenis lombanya yang ekstrem. Justru, peserta yang langsung melakukan gerakan cepat tanpa pemanasan dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami cedera.


“Menariknya, masalahnya sering bukan karena lombanya ekstrem, tetapi karena pesertanya melakukan aktivitas eksplosif tanpa persiapan fisik dan pemanasan yang memadai,” jelasnya.


Pemanasan sederhana sebelum mengikuti lomba dapat membantu mempersiapkan tubuh menghadapi aktivitas fisik. Peserta juga perlu memperhatikan kondisi permukaan tempat lomba dan tidak memaksakan diri ketika tubuh mulai terasa tidak nyaman.


Dengan persiapan yang tepat, kemeriahan lomba 17 Agustus tetap bisa dinikmati tanpa mengabaikan faktor keselamatan. Semangat berkompetisi penting, tetapi menjaga kondisi tubuh juga menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan.(Rhz2797)