Notification

×

Iklan

Iklan

129 Orang Masih Dicari Usai KM Virgo Transport 8 Terbalik, Basarnas Perluas Operasi

September 14, 2026 Last Updated 2026-09-14T07:21:05Z

 Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa terus diperluas. Hingga Senin, 14 September 2026, sebanyak 129 orang masih dinyatakan hilang dan tengah dicari oleh tim gabungan.


Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) membagi wilayah pencarian ke dalam enam sektor dengan total area mencapai sekitar 2.600 nautical mile.


Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan seluruh sektor pencarian dioperasikan secara bersamaan untuk memperbesar peluang menemukan korban yang masih hilang.


“Luas pencarian yang kita lakukan terhadap enam sektor ada 2.600 nautical mile,” kata Syafii dalam konferensi pers, Senin (14/9/2026).


Pencarian Dibagi Enam Sektor


Menurut Syafii, pembagian wilayah menjadi enam sektor dilakukan agar proses pencarian lebih terarah dan masing-masing tim dapat bekerja secara optimal.


Setiap sektor memiliki area operasi masing-masing sehingga pergerakan kapal dan tim pencarian tidak saling bertabrakan.


Basarnas memastikan operasi dilakukan secara paralel, mulai dari titik awal pencarian hingga batas akhir masing-masing sektor.


Dengan strategi tersebut, tim SAR diharapkan dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dalam waktu bersamaan.


114 Orang Berhasil Dievakuasi


Berdasarkan data sementara Basarnas, sebanyak 114 orang telah berhasil dievakuasi dari insiden KM Virgo Transport 8.


Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sementara enam orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.


KM Virgo Transport 8 diketahui memiliki total 243 orang dalam manifest. Dengan demikian, masih terdapat 129 orang yang hingga kini belum ditemukan.


Basarnas berharap operasi pencarian yang terus dilakukan dapat menemukan para korban yang masih hilang dan mengevakuasi mereka dalam kondisi selamat.


Syafii juga menyampaikan harapan agar pencarian pada hari ini membuahkan hasil dan jumlah korban yang ditemukan terus bertambah.


Cuaca dan Arus Laut Jadi Kendala


Proses pencarian korban KM Virgo Transport 8 tidak lepas dari tantangan kondisi alam. Cuaca serta arus laut menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kecepatan tim SAR menuju lokasi operasi.


Syafii menjelaskan, dalam kondisi cuaca normal, perjalanan menuju lokasi dapat ditempuh sekitar lima hingga enam jam.


Namun, waktu tempuh bisa bertambah apabila kondisi cuaca memburuk dan arus laut bergerak lebih cepat dari kondisi normal.


Dalam situasi tertentu, perjalanan kapal bahkan dapat membutuhkan waktu hingga sekitar sembilan jam untuk mencapai lokasi.


Kondisi tersebut menjadi perhatian penting bagi tim SAR karena kecepatan menuju lokasi sangat berpengaruh terhadap upaya pencarian dan pertolongan korban.


KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak Saat Menuju Banjarmasin


KM Virgo Transport 8 sebelumnya diketahui tengah melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.


Kapal tersebut dilaporkan menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan sebelum akhirnya kehilangan kontak pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 01.00 WIB.


Setelah menerima laporan tersebut, operasi pencarian dan pertolongan langsung dilakukan. Hingga kini, tim SAR gabungan masih bekerja di sejumlah sektor perairan Laut Jawa untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.


Basarnas memperluas area pencarian dengan harapan seluruh korban yang masih hilang dapat segera ditemukan. Operasi akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus laut, serta perkembangan informasi terbaru di lapangan.(Rhz2797)