Notification

×

Iklan

Iklan

Komnas HAM Bongkar Fakta di Balik Kekerasan Demo 27 Agustus, Ini yang Didalami

September 04, 2026 Last Updated 2026-09-04T10:21:34Z


Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian kekerasan dalam unjuk rasa di Jakarta pada 27 Agustus 2026. Penelusuran dilakukan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai peristiwa yang terjadi sejak sebelum aksi, saat demonstrasi berlangsung, hingga situasi setelahnya.


Komisioner Komnas HAM Saurlin P. Siagian mengatakan lembaganya telah mengambil sejumlah langkah untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memastikan fakta terkait rangkaian kejadian tersebut dapat diketahui secara utuh.


"Komnas HAM telah melakukan sejumlah langkah, yaitu monitoring media dan menghimpun informasi dari berbagai sumber sejak sebelum pelaksanaan unjuk rasa hingga saat ini," ujar Saurlin dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat.


Komnas HAM Turun Langsung ke Lokasi Demo


Selain melakukan pemantauan terhadap pemberitaan dan informasi yang beredar, Komnas HAM juga melakukan pemantauan langsung di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan aksi demonstrasi.


Tim Komnas HAM mendatangi Kompleks DPR/MPR dan Stasiun Palmerah untuk memperoleh informasi langsung mengenai kondisi di lapangan serta rangkaian kejadian yang berlangsung di sekitar lokasi tersebut.


Langkah tersebut dilakukan untuk melengkapi informasi yang diperoleh dari pemberitaan media maupun sumber lainnya.


Minta Keterangan Rumah Sakit hingga Keluarga Korban


Dalam proses pendalaman, Komnas HAM juga telah meminta keterangan dari sejumlah pihak. Di antaranya adalah rumah sakit, keluarga korban kekerasan, serta pendamping hukum korban.


Informasi dari berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari bahan yang dikumpulkan Komnas HAM untuk menyusun gambaran mengenai peristiwa yang terjadi selama dan setelah demonstrasi.


Komnas HAM juga melakukan pertemuan dengan pihak kepolisian. Pertemuan tersebut dilakukan untuk mendapatkan informasi sekaligus klarifikasi mengenai penanganan massa aksi dan perkembangan proses terhadap pihak-pihak yang diamankan atau ditangani dalam rangkaian peristiwa tersebut.


Kematian Bambang Setiawan Jadi Perhatian Khusus


Salah satu hal yang menjadi perhatian Komnas HAM adalah meninggalnya Bambang Setiawan dalam rangkaian peristiwa tersebut.


Komnas HAM menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Bambang dan menyatakan akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui secara utuh rangkaian kejadian yang berkaitan dengan kematiannya.


"Komnas HAM akan melakukan pendalaman untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan meninggalnya saudara Bambang Setiawan," kata Saurlin.


Pendalaman tersebut dilakukan agar fakta mengenai rangkaian peristiwa dapat diketahui berdasarkan informasi dan keterangan dari berbagai pihak yang relevan.


Komnas HAM Terima Pengaduan Masyarakat


Selain melakukan pemantauan dan meminta keterangan sejumlah pihak, Komnas HAM juga telah menerima pengaduan masyarakat terkait peristiwa yang terjadi pada 27 Agustus.


Pengaduan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan yang dimiliki Komnas HAM. Lembaga tersebut akan terus mengumpulkan informasi sebagai bahan untuk menentukan langkah berikutnya.


Saurlin menegaskan pemantauan dilakukan untuk memastikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia tetap menjadi perhatian dalam penyampaian pendapat di muka umum.


Hal tersebut tidak hanya mencakup pelaksanaan aksi demonstrasi, tetapi juga penanganan situasi yang berkembang setelah unjuk rasa berlangsung.


Komnas HAM memastikan proses penghimpunan informasi masih terus berjalan. Berbagai sumber dan pihak yang dianggap relevan akan dimintai keterangan sebagai bagian dari upaya mendapatkan gambaran lengkap mengenai rentetan peristiwa kekerasan dalam demo 27 Agustus 2026.(Rhz2797)