Notification

×

Iklan

Iklan

Teriakan dari Warung Mi Ayam Berujung Maut, Remaja 18 Tahun Tewas di Bekasi

September 15, 2026 Last Updated 2026-09-15T04:41:16Z

 Kasus penganiayaan yang menewaskan seorang wanita berinisial K (18) terjadi di sebuah warung mi ayam di Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terungkap setelah warga mendengar teriakan korban dari dalam warung.


Kejadian berlangsung pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban diketahui datang ke lokasi untuk bertemu dengan seorang pria berinisial AK (23).


Pertemuan keduanya kemudian berujung keributan. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun polisi, korban sempat terdengar berteriak sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi terluka.


Warga Dengarkan Teriakan dari Dalam Warung


Teriakan korban membuat warga dan saksi yang berada di sekitar lokasi curiga. Mereka kemudian mendatangi warung mi ayam tersebut dan berupaya masuk untuk mengetahui apa yang terjadi.


Warga akhirnya menemukan K dalam kondisi mengalami luka. Korban kemudian segera dibawa untuk mendapatkan pertolongan medis.


Setelah sempat memperoleh penanganan di fasilitas kesehatan terdekat dan kemudian dirujuk ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.


"Teriakan dari dalam lokasi sempat didengar oleh saksi yang berada di sekitar tempat tersebut," kata Kapolsek Babelan Kompol Wito.


Terduga Pelaku Diamankan Warga


Setelah kejadian, warga bersama saksi berhasil mengamankan AK di lokasi. Polisi kemudian datang dan membawa pria tersebut untuk menjalani pemeriksaan.


Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani membenarkan bahwa AK telah diamankan oleh Polsek Babelan.


"Benar, (pelaku) sudah diamankan oleh Polsek Babelan," ujar Aliyani, Senin (14/9/2026).


Saat ini, AK masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian yang menyebabkan K mengalami luka hingga akhirnya meninggal dunia.


"Sekarang masih dalam tahap pemeriksaan," kata Aliyani.


Diduga Berawal dari Cekcok


Kasus tersebut juga ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satu informasi yang beredar menyebutkan bahwa peristiwa itu diduga bermula dari persoalan pembayaran setelah korban dan AK berkomunikasi melalui aplikasi percakapan dan sepakat untuk bertemu.


Namun, informasi mengenai motif tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik. Polisi belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai penyebab terjadinya penganiayaan.


K dan AK diketahui bertemu di warung mi ayam tersebut pada Sabtu malam. Saat pertemuan berlangsung, keduanya terlibat perdebatan hingga terdengar teriakan korban dari dalam lokasi.


Dilaporkan Lewat Call Center Polri 110


Peristiwa penganiayaan tersebut dilaporkan melalui layanan Call Center Polri 110. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan mendatangi lokasi kejadian.


Kapolsek Babelan Kompol Wito mengatakan respons cepat petugas dan warga membuat pria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut dapat diamankan sebelum meninggalkan lokasi.


Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan motif di balik kasus yang menewaskan K tersebut.


Penyidik juga masih memeriksa sejumlah keterangan dan mengumpulkan bukti yang diperlukan untuk menentukan proses hukum selanjutnya terhadap AK.


Kasus kematian wanita 18 tahun di warung mi ayam Babelan ini masih dalam penanganan Polsek Babelan dan Polres Metro Bekasi.(Rhz2797)