Notification

×

Iklan

Iklan

200 Personel Brimob Diterjunkan ke Sumsel, 16 Titik Karhutla Jadi Target Penanganan

Oktober 18, 2026 Last Updated 2026-10-18T15:34:17Z

Sebanyak 200 personel Pasukan Brimob I Korbrimob Polri dikerahkan ke Sumatera Selatan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ratusan personel tersebut ditugaskan ke 16 lokasi sasaran yang tersebar di empat kabupaten, dengan dukungan pelatihan teknis dan perlengkapan pemadaman.


Sebelum diterjunkan ke lapangan, personel yang menjalankan tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Polda Sumatera Selatan menjalani serangkaian persiapan. Kegiatan tersebut meliputi pemetaan wilayah operasi, pengenalan karakteristik lahan, pelatihan penggunaan peralatan pemadam, hingga pemeriksaan perlengkapan untuk menunjang kelancaran tugas.


Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pembekalan tersebut dilakukan agar seluruh personel memahami kondisi wilayah penugasan serta mampu menyesuaikan teknik pemadaman dengan situasi di lapangan.


“Setibanya di Sumatera Selatan, personel langsung mengikuti rangkaian persiapan, mulai dari pengarahan mengenai kondisi daerah operasi hingga pelatihan teknis dan pengecekan perlengkapan. Hal ini penting agar setiap personel memahami tugas serta kesiapan yang dibutuhkan sebelum bergerak ke lokasi penugasan,” ujar Trunoyudo, dikutip Minggu (18/10/2026).


200 Personel Brimob Tiba di Sumsel Secara Bertahap


Kedatangan pasukan Brimob di Sumatera Selatan berlangsung secara bertahap sejak Kamis malam (15/10/2026) hingga Jumat dini hari (16/10/2026).


Personel Resimen I Pelopor tiba melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Sementara itu, personel Resimen I Gegana diberangkatkan dari Lampung untuk mendukung operasi penanganan karhutla di wilayah tersebut.


Setelah tiba dan beristirahat di tempat yang telah disiapkan, seluruh personel mengikuti apel penerimaan serta pengarahan Analisa Daerah Operasi (ADO). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan sebagai bagian dari koordinasi sebelum pasukan bergerak ke lokasi sasaran.


Tahapan persiapan ini bertujuan memastikan setiap personel memahami pembagian tugas, kondisi medan, serta kebutuhan penanganan kebakaran di wilayah masing-masing.


Pelatihan Khusus untuk Hadapi Karakteristik Lahan Gambut


Dalam pembekalan teknis, personel mendapatkan materi mengenai karakteristik wilayah operasi, kondisi lahan gambut, penggunaan alat pemadam, serta teknik penyaluran air menuju titik kebakaran.


Pemahaman terhadap kondisi lahan menjadi salah satu aspek penting dalam penanganan karhutla. Kebakaran di lahan gambut, misalnya, dapat menyebar melalui lapisan organik di bawah permukaan tanah sehingga membutuhkan teknik penanganan yang disesuaikan dengan kondisi lapangan.


Untuk mendukung pelaksanaan tugas, setiap tim dibekali berbagai perlengkapan pemadaman, mulai dari mesin pompa air, selang pemadam, nosel, perangkat pemadam portabel, cairan pemadam, hingga masker.


Distribusi perlengkapan dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing tim dan karakteristik lokasi penugasan. Dengan dukungan peralatan tersebut, personel diharapkan dapat bekerja lebih terkoordinasi dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan.


16 Titik Karhutla Tersebar di Empat Kabupaten


Pada Jumat sore hingga malam, personel Brimob mulai bergerak menuju 16 lokasi sasaran penanganan karhutla. Titik-titik tersebut tersebar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Muara Enim.


Penempatan personel dilakukan berdasarkan pembagian tugas dan kebutuhan penanganan di setiap wilayah. Strategi tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat upaya pemadaman sekaligus mendukung koordinasi dengan jajaran Polda Sumatera Selatan.


Trunoyudo menegaskan bahwa kesiapan personel dan kelengkapan peralatan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi. Pembekalan sebelum keberangkatan juga diharapkan membantu pasukan beradaptasi dengan kondisi medan serta menjalankan tugas sesuai prosedur.


“Dengan pembekalan dan dukungan perlengkapan yang disiapkan, personel diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan kondisi di lokasi penugasan dan menjalankan tugas secara optimal bersama jajaran Polda Sumatera Selatan,” tuturnya.


Pengerahan Brimob Diharapkan Perkuat Penanganan Karhutla


Pengerahan 200 personel Brimob ke Sumatera Selatan menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah yang telah ditetapkan sebagai sasaran operasi.


Selain kesiapan personel dan peralatan, koordinasi antarpihak serta pemantauan kondisi lapangan juga menjadi faktor penting dalam penanganan karhutla. Upaya pencegahan dan penanggulangan secara berkelanjutan diperlukan untuk menekan risiko meluasnya kebakaran dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan.


Melalui penempatan pasukan di 16 titik sasaran, Polri berharap penanganan karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Muara Enim dapat berjalan lebih terkoordinasi bersama jajaran kepolisian setempat.


Kata kunci SEO: 200 personel Brimob, karhutla Sumatera Selatan, kebakaran hutan dan lahan, BKO Polda Sumsel, 16 titik karhutla, Brimob Polri, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, Muara Enim.(Rhz2797)