Notification

×

Iklan

Iklan

Baru Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Langsung Rombak Jabatan Strategis Polri

Oktober 03, 2026 Last Updated 2026-10-03T08:37:02Z

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi besar-besaran di lingkungan Polri tak lama setelah resmi menjabat sebagai Kapolri. Sejumlah posisi strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan mengalami pergantian.


Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada Jumat, 2 Oktober 2026. Berdasarkan keterangan Polri, rotasi tersebut mencakup 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen), termasuk perubahan pada sejumlah jabatan Kapolda dan pejabat utama Mabes Polri.


Langkah tersebut menjadi salah satu keputusan awal Suyudi setelah dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026. Polri menyebut mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


Kapolda Metro Jaya Berganti


Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah pergantian Kapolda Metro Jaya. Posisi yang sebelumnya dijabat Komjen Pol Asep Edi Suheri kini dipercayakan kepada Irjen Pol Dadang Hartanto.


Sebelum ditunjuk memimpin Polda Metro Jaya, Dadang Hartanto menjabat sebagai Kapolda Maluku. Dalam rotasi tersebut, jabatan Kapolda Maluku selanjutnya diisi oleh Irjen Pol Suwondo Nainggolan.


Sementara itu, Asep Edi Suheri mendapat penugasan baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Jabatan tersebut sebelumnya ditempati Komjen Pol Wahyu Widada yang dimutasi sebagai Pati Itwasum Polri untuk penugasan pada Kementerian ATR/BPN.


Wakapolda Metro Jaya Juga Berganti


Perubahan tidak hanya terjadi pada posisi Kapolda Metro Jaya. Jabatan Wakapolda Metro Jaya juga mengalami pergantian.


Irjen Pol Dekananto Eko Purwono yang sebelumnya menduduki posisi tersebut kini mendapat tugas baru sebagai Kapolda Jawa Timur. Ia menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.


Adapun posisi Wakapolda Metro Jaya selanjutnya ditempati Brigjen Pol Adex Yudi Setiawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.


Nanang Avianto kemudian mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Lemdiklat Polri.


Sejumlah Jabatan Strategis Mabes Polri Ikut Bergeser


Rotasi perdana di era Kapolri Suyudi juga menyentuh sejumlah jabatan penting di Mabes Polri.


Di antaranya, Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti ditugaskan sebagai Kabaintelkam Polri, sedangkan Irjen Pol Asep Safrudin mendapat tugas sebagai Kabareskrim Polri setelah sebelumnya menjabat Kapolda Kepulauan Riau.


Posisi Kabaharkam Polri juga berganti. Irjen Pol Hery Herjawan ditugaskan mengisi jabatan tersebut setelah sebelumnya menjabat Kapolda Riau. Sementara posisi Kalemdiklat Polri dipercayakan kepada Irjen Pol Rudi Darmoko yang sebelumnya menjabat Kapolda Nusa Tenggara Timur.


Secara keseluruhan, rotasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri serta 19 posisi Kapolda di berbagai wilayah Indonesia.


Polri Sebut Rotasi untuk Penyegaran Organisasi


Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi. Menurut keterangan Polri, langkah tersebut dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karier dan penyegaran pelaksanaan tugas kepolisian.


Pergantian sejumlah pejabat strategis ini menjadi perhatian karena dilakukan hanya sehari setelah Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri. Dengan adanya rotasi tersebut, sejumlah posisi penting di tingkat pusat maupun daerah kini diisi oleh pejabat baru.


Perubahan tersebut selanjutnya akan diikuti dengan proses serah terima jabatan sesuai ketentuan internal Polri.(Rhz2797)