Notification

×

Iklan

Iklan

Rumah Dinas Cijantung Disorot Gegara Dugaan Markas Judol, KSAD Janji Tindak Tegas

Oktober 08, 2026 Last Updated 2026-10-08T00:09:05Z

Rumah dinas di Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, menjadi sorotan setelah sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan ruangan penuh komputer yang diduga digunakan untuk aktivitas judi online (judol).


Kabar tersebut mendapat perhatian dari jajaran TNI Angkatan Darat. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan tegas apabila dugaan tersebut terbukti.


“Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respons cepat,” ujar Maruli, seperti diberitakan Antara, Rabu (7/10/2026).


Maruli memastikan setiap laporan mengenai dugaan pelanggaran akan segera direspons oleh TNI AD. Ia menekankan bahwa proses penanganan akan dilakukan dengan cepat sesuai informasi yang diterima.


“Sudah pasti cepat, kalau kita cepat lah,” kata Maruli.


Video Rumah Dinas di Cijantung Viral


Sebelumnya, sebuah video yang dikaitkan dengan Kompleks KPAD Cijantung viral di media sosial. Video tersebut diunggah akun Instagram @badanperwakilannetzen2 dan disebut direkam pada Minggu (4/10/2026).


Dalam rekaman tersebut, terlihat sebuah ruangan yang dipenuhi sejumlah komputer. Perekam video kemudian menduga ruangan itu digunakan sebagai tempat menjalankan aktivitas judi online.


Perekam juga terdengar menyampaikan kecurigaannya mengenai kondisi rumah tersebut. Ia menyoroti keberadaan pagar yang tinggi dan meminta agar orang-orang tidak keluar dari rumah.


Namun, hingga kini dugaan bahwa lokasi tersebut digunakan sebagai markas judi online masih dalam tahap pemeriksaan. Belum ada kesimpulan resmi yang menyatakan bahwa aktivitas perjudian online benar-benar berlangsung di lokasi tersebut.


TNI Dalami Dugaan Aktivitas Judi Online


Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan pihaknya telah mengetahui informasi yang beredar terkait rumah dinas di Cijantung tersebut.


Menurut Nas, TNI tengah melakukan pendalaman untuk memastikan fakta di balik dugaan yang muncul dalam video viral tersebut.


“Sedang didalami,” kata Nas.


Sejumlah pihak juga telah diperiksa dalam proses pendalaman tersebut. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap masyarakat, tetapi juga mencakup anggota TNI yang berkaitan dengan informasi tersebut.


“Semua diperiksa,” ujar Nas.


KSAD Tegaskan Akan Bertindak Jika Terbukti


Dugaan keterlibatan rumah dinas di Kompleks KPAD Cijantung dalam aktivitas judi online kini masih menunggu hasil pemeriksaan. TNI AD menyatakan akan mengambil langkah tegas apabila nantinya ditemukan bukti adanya pelanggaran.


Pernyataan KSAD Maruli Simanjuntak sekaligus menegaskan bahwa laporan mengenai dugaan aktivitas ilegal di lingkungan yang berkaitan dengan TNI tidak akan diabaikan.


Saat ini, masyarakat masih menunggu hasil pendalaman TNI terkait video yang viral tersebut. Kejelasan mengenai fungsi ruangan penuh komputer dan siapa saja yang terlibat akan diketahui setelah proses pemeriksaan selesai.(Rhz2797)