Notification

×

Iklan

Iklan

Sarah Sechan Sentil Raffi Ahmad soal Deklarasi Sumpah Pemuda, Singgung Sikap dan Integritas

Oktober 31, 2026 Last Updated 2026-10-31T13:24:22Z

Kehadiran Raffi Ahmad dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, masih menjadi perbincangan publik. Kali ini, presenter Sarah Sechan turut memberikan tanggapan kritis terhadap klarifikasi yang sebelumnya disampaikan Raffi mengenai keterlibatannya dalam kegiatan tersebut.


Melalui unggahan di media sosial pada Sabtu (31/10/2026), Sarah mempertanyakan keputusan Raffi yang tetap berpartisipasi dalam acara tersebut meskipun mengaku tidak mengetahui secara detail mengenai konsep maupun pihak penyelenggara.


Sarah menyoroti penampilan Raffi dalam kegiatan yang berlangsung pada Kamis (29/10/2026). Menurutnya, peran Raffi di atas panggung terlihat bukan sekadar sebagai tamu undangan, melainkan seperti seseorang yang turut mewakili atau menjadi juru bicara acara.


Dalam unggahannya, Sarah mempertanyakan bagaimana Raffi bisa menyebut dirinya hanya sebagai tamu, sementara penampilannya dalam kegiatan tersebut dinilai menunjukkan peran yang lebih aktif.


"Gini lho Rafi, anda tulis klarifikasi bahwa hanya diundang dan tidak tahu detail lebih banyak mengenai acara tsb. Tapi di acara itu terlihat sebagai spokesperson," tulis Sarah.


Sarah Sechan Pertanyakan Persiapan Raffi Sebelum Hadiri Acara


Sarah kemudian menceritakan pengalamannya ketika menerima tawaran menjadi pembawa acara maupun tamu dalam sebuah program televisi. Ia mengaku selalu berusaha mencari informasi lengkap sebelum memutuskan menerima undangan.


Menurut Sarah, beberapa hal yang biasanya ia pastikan meliputi identitas penyelenggara, konsep kegiatan, daftar tamu, susunan acara, hingga materi yang harus disampaikan.


Baginya, mengetahui detail sebuah kegiatan merupakan bagian penting sebelum seseorang memutuskan untuk terlibat di dalamnya.


"Saya setiap diminta jadi pembawa acara selalu tanya detail; siapa yg bikin, konsep acara, siapa yg hadir, apa yang harus disampaikan, rundown acara, siapa pengisi acara, dll. Saya diundang sbg tamu di acara tv pun selalu tanya apa yg mau dibahas, ada siapa saja di situ. Dan tidak semua acara saya terima," ungkapnya.


Sarah juga mempertanyakan apakah Raffi tidak melihat adanya kejanggalan ketika sudah tiba di lokasi acara. Menurutnya, situasi di lapangan seharusnya bisa menjadi kesempatan untuk memastikan kembali informasi mengenai kegiatan tersebut.


Sarah Singgung Kehadiran Mahasiswa dan Aksi Raffi di Atas Panggung


Tidak berhenti sampai di situ, Sarah turut menyoroti klaim bahwa Raffi tidak mengetahui secara mendalam mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam deklarasi tersebut.


Ia menilai Raffi masih bisa melakukan pengecekan langsung ketika berada di lokasi, termasuk memastikan identitas peserta yang disebut sebagai mahasiswa.


Sarah bahkan menyebut bahwa pengecekan sederhana dengan bertanya kepada peserta mengenai asal kampus mereka dapat membantu memastikan informasi yang beredar.


"Kalau memang kena prank, pas sampai di lokasi kan bisa lihat di situ ada siapa saja, bisa tanya apakah betul dihadiri mahasiswa. Tanya langsung ke yang ngaku2 mahasiswa mereka dari kampus mana. Bisa langsung kelihatan dong kalau ternyata bukan?" tulis Sarah.


Ia kemudian mempertanyakan keputusan Raffi yang tetap mengikuti kegiatan tersebut setelah berada di lokasi. Sarah secara khusus menyinggung aksi Raffi yang terdengar meneriakkan dukungan kepada mahasiswa.


"Nah setelah itu tetap memutuskan untuk partisipasi dalam acara tsb dan teriak 'hidup mahasiswa!' ???" lanjutnya.


Sarah Sechan: Integritas Berarti Berani Mengambil Keputusan


Pada bagian akhir unggahannya, Sarah menyampaikan bahwa seseorang sebenarnya memiliki pilihan untuk meninggalkan sebuah kegiatan apabila menemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan informasi awal.


Menurutnya, keputusan untuk tidak melanjutkan keterlibatan dalam situasi yang dinilai bermasalah merupakan bagian dari sikap menjaga integritas.


"Bisa lho memutuskan untuk pergi. Itu namanya Integritas. Salam tiga jari," tulis Sarah.


Pernyataan tersebut kemudian menjadi sorotan karena secara langsung mempertanyakan sikap Raffi dalam menyikapi situasi yang terjadi selama acara Deklarasi Sumpah Pemuda.


Raffi Ahmad Sebelumnya Sudah Sampaikan Klarifikasi


Sebelum mendapat tanggapan dari Sarah Sechan, Raffi Ahmad telah lebih dahulu memberikan penjelasan melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat (30/10/2026).


Dalam klarifikasinya, Raffi menyebut kehadirannya di acara Deklarasi Sumpah Pemuda merupakan undangan yang baru diterima pada malam sebelum kegiatan berlangsung.


Ia juga menegaskan tidak terlibat dalam proses perencanaan maupun penyusunan acara. Raffi mengaku tidak mengetahui secara terperinci mengenai konsep kegiatan dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.


Selain itu, Raffi membantah tudingan bahwa dirinya mengatur kemunculan salah satu merek dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa gapura dan pembatas jalan yang menampilkan merek dimaksud telah terpasang jauh sebelum acara dilaksanakan.


Dalam pernyataan yang sama, Raffi turut menyampaikan dukungannya terhadap mahasiswa yang menyuarakan aspirasi pada 28 Oktober 2026. Ia menilai penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat yang harus dihormati.


Raffi juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum memastikan kebenaran informasi. Ia mengaku terbuka terhadap kritik yang disampaikan berdasarkan fakta.


Perbedaan pandangan antara Sarah Sechan dan Raffi Ahmad pun menambah perhatian publik terhadap polemik Deklarasi Sumpah Pemuda. Di satu sisi, Raffi telah memberikan klarifikasi mengenai kehadirannya, sementara Sarah menyoroti pentingnya kehati-hatian dan integritas seseorang sebelum memutuskan terlibat dalam sebuah kegiatan.(Rhz2797)