Notification

×

Iklan

Iklan

Tsunami Terjang Jepang, Rekor Tertinggi Mencapai 90 Meter

April 04, 2024 Last Updated 2024-04-04T07:55:48Z


Tsunami dilaporkan menerjang Jepang, Rabu (3/4/2024) pagi, saat gempa mengguncang Taiwan. Ini terlihat di tiga wilayah negeri itu.


Para pejabat mengatakan tsunami setinggi 30 sentimeter (cm) atau 0,3 meter (m) terjadi di Pulau Yonaguni pukul 09:18 dan Pulau Miyako pukul 10:50 waktu Jepang. Tsunami setinggi 20 cm juga mencapai Pulau Ishigaki pada pukul 10:42.


Dalam laporan AFP tercatat setidaknya terdapat tujuh orang tewas sementara 700 lebih orang luka-luka.


Di hari yang sama sebelum pukul 09:00 waktu setempat Jepang, terjadi gempa bumi besar magnitudo 7,5 melanda dekat Taiwan dan diperkirakan gelombang tsunami setinggi tiga meter diperkirakan akan segera melanda pulau-pulau terpencil Jepang di dekat Taiwan, termasuk pulau Miyakojima.


Menurut Pusat Seismologi Taipei, gempa tersebut merupakan yang terbesar dalam 25 tahun. Terakhir, Taiwan mengalami gempa besar pada tahun 1999, dengan berpusat di wilayah Jiji yang kemudian menewaskan 2.000 jiwa.


Direktur Seismology Center saat ini, Wu Chien-fu, mengatakan gempa bumi Jiji menghancurkan ratusan gedung di pusat Taiwan. Namun, gempa bumi terbaru ini mengguncang lebih banyak wilayah di Taiwan dengan intensitas lebih besar.


Tsunami di Jepang


Pada dasarnya, Jepang merupakan negara yang terletak di perbatasan beberapa lempeng tektonik dan di barat laut Cincin Api Pasifik.


Pergeseran benua menyebabkan lempeng-lempeng saling mendorong satu sama lain. Aktivitas seismik biasanya rendah dan tidak terlihat. Namun, tekanan menumpuk di tepi lempeng, yang dilepaskan oleh gempa bumi.


Tsunami disebabkan oleh gempa bumi atau letusan seismik lainnya di lautan dan terkadang mengakibatkan gelombang besar yang menghantam daratan dengan kekuatan yang sangat besar sehingga menimbulkan kerusakan yang besar.


Jepang menjadi salah satu negara yang sering mengalami gempa dan tsunami.


Salah satunya tsunami terbesar yang pernah dialami Jepang hingga menyebabkan banyak korban jiwa, korban hilang, dan kerusakan rumah, yakni tsunami pada 11 Maret 2011.


Gelombang setinggi 55,88 meter menewaskan 15.950 orang dan menghancurkan wilayah yang luas. Hal ini dipicu oleh gempa laut di kedalaman 32 km berkekuatan 9,1 di lepas pantai Sanriku.