Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana membangun halte Transjakarta di kawasan Komsen Jatiasih dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai respons atas keluhan warga terkait minimnya fasilitas penumpang rute B41 Jatiasih–Cawang Sentral.
Selama ini, penumpang terpaksa menunggu di area ruko kosong dan trotoar pinggir jalan. Tempat tunggu yang tersedia hanya beratap seng tanpa kursi, sehingga penumpang kerap kehujanan dan kepanasan saat antre.
Kabid Sarpras Dishub Kota Bekasi, Soenaryo Utomo, mengatakan tingginya animo masyarakat terhadap rute tersebut membuat antrean kerap mengular. Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan halte yang lebih layak dan nyaman.
Dua Opsi Lokasi Halte Transjakarta Jatiasih
Dishub Bekasi telah memetakan dua lokasi potensial yang dinilai strategis dan tidak jauh dari titik pemberhentian saat ini.
Taman depan McDonald’s Jatiasih
Lokasi ini memiliki ruang cukup lebar dan memungkinkan pembangunan halte di median jalan, seperti konsep halte Transjakarta di Jakarta.
Kolong flyover Tol Jatiasih
Tepatnya di dekat taman skate park menuju pintu tol Jatiasih. Area ini dinilai cukup representatif dan berada di lahan milik pemerintah.
Pemilihan lokasi akan mempertimbangkan aspek kelayakan, keamanan, serta status kepemilikan lahan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Skema Pendanaan Bisa Libatkan Swasta
Terkait anggaran, Dishub Bekasi menyebut pembangunan halte kemungkinan tidak dapat menggunakan APBD murni 2026. Opsi yang dibuka adalah melalui anggaran perubahan atau menggandeng pihak swasta lewat skema corporate social responsibility (CSR).
Koordinasi awal dengan perusahaan direncanakan dimulai pekan ini. Jika lokasi dan mitra sudah disepakati, proses pembangunan fisik halte diperkirakan hanya memakan waktu sekitar satu bulan.
Fasilitas Modern dan Imbauan Anti-Vandalisme
Halte baru nantinya akan dilengkapi fasilitas standar seperti tempat duduk dan charging station guna menunjang kenyamanan penumpang.
Dishub Kota Bekasi juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga fasilitas umum tersebut. Partisipasi warga dinilai penting agar sarana transportasi yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang tanpa kerusakan akibat vandalisme.
Dengan adanya halte baru ini, diharapkan layanan Transjakarta di wilayah Jatiasih semakin tertata dan mampu mengurangi kepadatan antrean penumpang setiap harinya.
