Notification

×

Iklan

Iklan

Tiap Hujan Langsung Lumpuh! Jalan Sudirman Bekasi Kembali Banjir, Perbaikan Masih Tunggu Pusat

Februari 24, 2026 Last Updated 2026-02-23T22:44:45Z

 

Ruas Jalan Jenderal Sudirman Kota Bekasi kembali menjadi sorotan setelah genangan air setinggi 20–30 sentimeter merendam badan jalan saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Senin (23/2/2026). Titik banjir berada di sekitar kawasan SPBU Vivo dan kerap menyebabkan kemacetan panjang.


Genangan yang muncul tidak hanya memperlambat arus lalu lintas, tetapi juga membuat sejumlah sepeda motor mogok karena nekat menerobos air. Antrean kendaraan bahkan dilaporkan mengular hingga kurang lebih 2 kilometer, mulai dari depan SPBU Vivo hingga kawasan Taman Kota Bekasi.


Masalah Ada di Saluran Crossing


Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto, menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan jalan nasional sehingga kewenangan utama berada di pemerintah pusat.


Menurutnya, persoalan utama terletak pada sistem saluran air, khususnya di bagian crossing yang sering mengalami penyumbatan.


“Setiap ada genangan, kami turunkan tim pematusan untuk membantu mengalirkan air ke hilir. Crossing di dekat Vivo itu memang sering mampet,” ujarnya.


Ia menambahkan, hambatan juga ditemukan di area hilir yang berada di sekitar permukiman warga. Saluran air di bawah kawasan tersebut dinilai belum optimal menampung debit air saat hujan deras turun.


Tunggu Anggaran Pemerintah Pusat


Pemkot Bekasi mengaku telah mengidentifikasi akar persoalan dan mengusulkan solusi permanen berupa pembesaran crossing serta penanganan saluran di hilir. Namun hingga kini, realisasi perbaikan masih menunggu anggaran dari pemerintah pusat.


Pihaknya juga telah menjadwalkan pertemuan dengan balai nasional guna membahas percepatan penanganan titik banjir tersebut.


“Sampai sekarang masih menunggu anggaran pusat. Kami sudah sampaikan dan akan bertemu kepala balai nasional untuk membahas lagi,” jelasnya.


Andalkan Pompa Mobile Saat Hujan


Sebagai langkah jangka pendek, Pemkot Bekasi rutin menurunkan pompa mobile setiap kali genangan muncul. Cara ini dinilai cukup membantu mempercepat surutnya air, meski belum menjadi solusi permanen.


Di lapangan, kondisi banjir membuat pengendara terpaksa mengambil jalur kanan yang lebih tinggi demi menghindari genangan. Akibatnya, arus lalu lintas semakin padat dan rawan tersendat.


Salah satu pengendara, Firman Nasruli (32), mengaku kecewa karena banjir di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi.


“Sudah sering banjir di sini. Sebulan lalu juga sama, belum ada solusi nyata,” keluhnya.


Ia berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan permanen agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu, terutama bagi pekerja yang dikejar waktu.


Dengan kondisi yang terus berulang, warga pun menanti langkah konkret agar Jalan Jenderal Sudirman Bekasi tak lagi menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba.