Kemenangan Timnas Futsal Indonesia atas Jepang di babak semifinal Piala Asia Futsal bukan sekadar hasil mengejutkan. Di balik skor dramatis 5-3 yang diraih lewat babak perpanjangan waktu, tersimpan proses panjang dan fondasi kuat yang selama ini dibangun Skuad Garuda.
Hasil tersebut langsung menyedot perhatian publik Asia. Jepang dikenal sebagai salah satu kekuatan tradisional futsal di kawasan, dengan rekam jejak prestasi yang konsisten di level benua hingga dunia. Namun kali ini, dominasi itu berhasil dipatahkan oleh Indonesia lewat permainan disiplin, mental kuat, dan kerja kolektif sepanjang laga.
Meski terlihat sebagai kejutan, pencapaian ini sejatinya sudah dapat diprediksi jika melihat perkembangan Timnas Futsal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Konsistensi performa di berbagai turnamen internasional membuat Indonesia mulai diperhitungkan sebagai kekuatan baru di Asia.
Berdasarkan rilis peringkat dunia futsal edisi Desember lalu, Indonesia kini menempati posisi ke-24 dunia. Masuk dalam jajaran 25 besar global menjadi bukti bahwa Timnas Futsal Indonesia bukan lagi sekadar penggembira di turnamen besar.
Jika difokuskan pada kawasan Asia, posisi Indonesia bahkan terlihat semakin mencolok. Skuad Garuda kini berada di peringkat kelima Asia, hanya terpaut dari Iran, Thailand, Jepang, dan Vietnam. Status tersebut menempatkan Indonesia dalam kelompok elite futsal Asia yang selama ini didominasi negara-negara mapan.
Menariknya, keberhasilan melangkah ke partai final Piala Asia Futsal ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Indonesia. Pada edisi-edisi sebelumnya, langkah Garuda kerap terhenti sebelum menembus empat besar, tertinggal dari Thailand yang sudah tiga kali menjadi runner-up serta Vietnam yang pernah meraih peringkat ketiga pada 2016.
Kini, peluang mencetak sejarah besar terbuka lebar. Jika Indonesia mampu menaklukkan Iran di partai final, capaian tersebut akan melampaui prestasi Thailand dan Vietnam, dua rival utama di kawasan Asia Tenggara.
Sepanjang sejarah Piala Asia Futsal, gelar juara baru dikuasai dua negara, yakni Iran dengan 13 trofi dan Jepang dengan empat gelar. Fakta itu membuat tantangan Indonesia di final tidak ringan, mengingat Iran merupakan tim paling sukses dalam sejarah turnamen.
Partai puncak antara Indonesia vs Iran dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena pada Sabtu, 7 Februari 2026. Laga ini bukan hanya soal perebutan trofi, tetapi juga momentum penentuan posisi Indonesia dalam peta kekuatan futsal Asia.
