Notification

×

Iklan

Iklan

Diam-diam Berbahaya! 5 Obat Herbal Pelangsing Ini Ternyata Bisa Rusak Ginjal & Jantung

Februari 20, 2026 Last Updated 2026-02-20T12:51:30Z

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap peredaran obat herbal pelangsing yang ternyata mengandung bahan kimia obat (BKO). Dalam hasil pengawasan terbaru akhir 2025, BPOM menemukan sedikitnya lima produk berbahan alam yang disusupi zat aktif berbahaya tanpa pengawasan medis.


Temuan ini menjadi perhatian serius karena produk tersebut diklaim sebagai jamu atau obat tradisional. Padahal, kandungan BKO di dalamnya seharusnya hanya digunakan berdasarkan resep dan pemantauan dokter.


5 Produk Herbal Pelangsing yang Terbukti Mengandung BKO


Berikut daftar produk yang diumumkan BPOM RI:


  • Fix Slim Super Booster – mengandung sibutramin dan N-desmethyl sibutramin
  • Hendel Exitox Green Coffee Bean Extract 500 mg – mengandung sibutramin
  • Faslim – mengandung sibutramin dan N-desmethyl sibutramin
  • Extra Slimming – mengandung sibutramin
  • Slimmy Pink – mengandung bisakodil

Kandungan sibutramin menjadi zat paling banyak ditemukan dalam produk-produk tersebut. Padahal, sibutramin adalah zat yang bekerja menekan nafsu makan dan penggunaannya sangat dibatasi karena berisiko tinggi terhadap kesehatan jantung.


Bahaya Sibutramin dan Bisakodil bagi Tubuh


Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa penggunaan BKO dalam obat berbahan alam tanpa pengawasan medis sangat berbahaya.


Menurutnya, efek samping sibutramin bisa memicu:


  • Tekanan darah meningkat
  • Denyut jantung bertambah cepat
  • Gangguan tidur (insomnia)
  • Risiko gangguan jantung


Sementara itu, bisakodil sebenarnya merupakan obat pencahar stimulan untuk mengatasi sembelit dalam jangka pendek. Namun, penyalahgunaannya untuk tujuan penurunan berat badan bisa menyebabkan:


  • Diare berkepanjangan
  • Iritasi rektum
  • Gangguan elektrolit
  • Risiko gagal ginjal


Penggunaan jangka panjang zat-zat tersebut bahkan berpotensi menyebabkan kerusakan hati dan ginjal permanen.


Masyarakat Diminta Lebih Teliti


BPOM menegaskan bahwa produk herbal atau jamu seharusnya tidak mengandung bahan kimia obat sintetis. Konsumen diimbau untuk selalu:


  • Mengecek nomor izin edar BPOM
  • Tidak mudah tergiur klaim “cepat kurus”
  • Berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum konsumsi produk pelangsing


Kasus ini menjadi pengingat bahwa tidak semua produk berlabel “herbal” benar-benar aman. Masyarakat perlu lebih kritis agar tidak menjadi korban produk ilegal yang membahayakan kesehatan.


BPOM menyatakan akan terus meningkatkan pengawasan dan menindak tegas produsen yang melanggar aturan demi melindungi keselamatan publik.