Notification

×

Iklan

Iklan

Rahasia Sehat di Dapur! Ternyata Minyak Zaitun Bikin Sayur Makin Bernutrisi dan Jaga Jantung

Februari 24, 2026 Last Updated 2026-02-24T13:08:11Z

 

Minyak zaitun давно dikenal sebagai salah satu bahan makanan paling sehat di dunia. Namun, banyak orang belum menyadari bahwa minyak zaitun bukan sekadar lemak sehat biasa. Saat digunakan untuk memasak atau sebagai dressing salad, minyak ini justru bisa meningkatkan nilai gizi makanan yang Anda konsumsi.


Berdasarkan ulasan kesehatan terbaru yang dikutip dari laporan ahli gizi di Verywell Health (24/2/2026), minyak zaitun memiliki kemampuan unik dalam membantu tubuh menyerap nutrisi penting secara lebih optimal. Kandungan lemak sehatnya berperan besar dalam proses tersebut.


Membantu Penyerapan Vitamin Lebih Maksimal


Minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh tunggal, terutama asam oleat. Jenis lemak ini membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K. Vitamin-vitamin tersebut sangat penting untuk menjaga kesehatan mata, tulang, sistem imun, hingga pembekuan darah.


Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kale mengandung vitamin K serta antioksidan tinggi. Namun tanpa lemak sehat, penyerapan nutrisi tersebut tidak akan maksimal. Dengan menambahkan minyak zaitun pada salad atau tumisan, tubuh dapat menyerap fitonutrien dan antioksidan lebih efektif.


Kaya Antioksidan yang Lindungi Sel Tubuh


Selain membantu penyerapan nutrisi, minyak zaitun juga mengandung polifenol dan antioksidan kuat. Senyawa ini berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas atau stres oksidatif.


Paparan radikal bebas dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Karena itu, konsumsi makanan yang kaya antioksidan sangat penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.


Baik untuk Kesehatan Jantung


Salah satu manfaat paling terkenal dari minyak zaitun adalah kemampuannya menjaga kesehatan jantung. Lemak tak jenuh tunggal dalam minyak zaitun terbukti membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mempertahankan kolesterol baik (HDL).


Pola makan yang rutin mengonsumsi minyak zaitun, seperti dalam diet Mediterania, sering dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Inilah sebabnya minyak zaitun sering direkomendasikan sebagai pengganti minyak goreng biasa yang tinggi lemak jenuh.


Membantu Mengurangi Peradangan


Minyak zaitun juga memiliki sifat anti-inflamasi alami. Senyawa bioaktif di dalamnya dapat membantu menekan peradangan dalam tubuh. Peradangan kronis diketahui berkontribusi terhadap berbagai penyakit seperti diabetes tipe 2, gangguan jantung, hingga masalah sendi.


Dengan rutin menggunakan minyak zaitun dalam menu harian, Anda tidak hanya menambah cita rasa makanan, tetapi juga memberikan perlindungan tambahan bagi kesehatan tubuh.


Cara Konsumsi yang Disarankan


Untuk mendapatkan manfaat maksimal, gunakan minyak zaitun extra virgin sebagai dressing salad, campuran tumisan ringan, atau tambahan pada makanan matang. Hindari pemanasan suhu terlalu tinggi agar kandungan antioksidannya tetap terjaga.


Jadi, mulai sekarang jangan ragu menambahkan minyak zaitun ke dalam menu harian Anda. Selain membuat rasa makanan lebih nikmat, ternyata nutrisi di dalamnya juga bisa terserap lebih optimal dan menjaga kesehatan jantung secara alami.