Memasuki bulan Ramadan, perubahan pola makan dan jam istirahat sering membuat banyak orang tanpa sadar melakukan kebiasaan yang kurang tepat. Mulai dari minum berlebihan saat sahur hingga langsung rebahan setelah makan, kebiasaan ini terlihat sepele, tetapi bisa berdampak pada kondisi tubuh selama berpuasa.
Seorang influencer sekaligus perawat, Rizal, yang aktif membagikan edukasi kesehatan di media sosial X, mengingatkan pentingnya mengatur asupan dan aktivitas agar tubuh tetap bugar sepanjang Ramadan. Ia merangkum sejumlah kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar puasa tetap sehat dan optimal.
Berikut tujuh kebiasaan saat puasa Ramadan yang perlu dihindari:
1. Minum Teh atau Kopi Saat Sahur
Minuman berkafein seperti teh dan kopi bersifat diuretik, yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Akibatnya, cairan tubuh lebih cepat keluar dan tubuh menjadi mudah haus di siang hari.
Agar tetap terhidrasi, air putih tetap menjadi pilihan terbaik saat sahur.
2. Minum Terlalu Banyak Saat Sahur
Banyak orang menganggap minum sebanyak mungkin saat sahur bisa menjadi “cadangan” cairan. Padahal, tubuh memiliki batas kemampuan menyerap cairan dalam satu waktu.
Jika berlebihan, air justru akan cepat dikeluarkan melalui urine. Hal ini bisa menyebabkan perut terasa kembung dan tubuh kurang nyaman saat menjalani puasa.
3. Langsung Tidur Setelah Sahur
Ini salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan. Rebahan atau langsung tidur setelah makan dapat meningkatkan risiko asam lambung naik.
Saat tubuh dalam posisi horizontal, proses pencernaan menjadi kurang optimal. Sebaiknya beri jeda sekitar 30–60 menit sebelum kembali tidur agar makanan tercerna dengan baik.
4. Makan Berlebihan Saat Berbuka
Setelah menahan lapar seharian, banyak orang cenderung “balas dendam” saat berbuka. Padahal, lambung yang kosong dalam waktu lama bisa kaget jika langsung menerima makanan dalam jumlah besar.
Berbuka secara bertahap lebih dianjurkan, dimulai dari air putih dan makanan ringan sebelum menyantap hidangan utama.
5. Melewatkan Sahur
Meski merasa kuat tanpa sahur, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko gangguan lambung dan membuat tubuh cepat lemas.
Sahur berfungsi sebagai sumber energi utama selama berpuasa. Pastikan asupan gizi cukup agar stamina tetap terjaga.
6. Terlalu Banyak Karbohidrat Saat Sahur
Karbohidrat memang memberi rasa kenyang lebih lama. Namun, konsumsi berlebihan dapat memicu lonjakan gula darah yang cepat turun, sehingga rasa lapar muncul lebih awal.
Agar energi stabil, kombinasikan karbohidrat dengan protein, serat, dan lemak sehat.
7. Tidak Berolahraga Sama Sekali
Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak. Kurangnya aktivitas fisik dapat membuat tubuh terasa lemas dan sulit menjaga berat badan ideal.
Olahraga ringan seperti jalan santai atau peregangan bisa dilakukan menjelang berbuka atau setelah salat tarawih.
Menjaga pola makan dan kebiasaan sehat selama Ramadan sangat penting agar ibadah berjalan lancar tanpa gangguan kesehatan. Dengan menghindari tujuh kebiasaan tersebut, tubuh bisa tetap bugar hingga Hari Raya tiba.
