Notification

×

Iklan

Iklan

Setahun Gerakan Rakyat, Anies Tegaskan: Bukan Ormas Papan Nama, Kini Resmi Jadi Partai!

Februari 27, 2026 Last Updated 2026-02-27T14:52:37Z

 

Mantan calon presiden Pilpres 2024, Anies Baswedan, memuji capaian satu tahun organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat yang dinilainya telah berkembang pesat dan memiliki jaringan di seluruh Indonesia.


Hal itu disampaikan Anies dalam acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Gerakan Rakyat, Jumat (27/2/2026). Ia menegaskan bahwa organisasi tersebut tidak hanya eksis secara simbolik di ibu kota, tetapi benar-benar membangun struktur hingga ke daerah.


“Yang paling penting adalah bahwa organisasi kemasyarakatan ini bukan sekadar papan nama di Jakarta, tetapi memiliki jejaring seluruh wilayah Indonesia. Itu capaian terpenting selama satu tahun terakhir,” ujar Anies.


Berjejaring Hingga Seluruh Provinsi


Menurut Anies, sejak mulai dirintis pada November 2023, Gerakan Rakyat memang diarahkan memiliki jangkauan nasional. Organisasi yang diisi para pendukungnya pada Pilpres 2024 itu kini disebut telah hadir di seluruh provinsi dan kabupaten/kota.


“Selama satu tahun ini bukan hanya berada di Jakarta dan kota-kota utama, tapi ada di seluruh provinsi, ada di semua kabupaten kota,” katanya.


Ia menilai perkembangan tersebut menunjukkan semangat perjuangan perubahan dan keadilan masih terjaga di kalangan anggotanya.


Apresiasi untuk Pengurus dan Kader


Dalam kesempatan itu, Anies juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan pusat hingga daerah yang dinilai konsisten menjaga soliditas organisasi.


Ia secara khusus menyebut Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, beserta jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD).


“Selamat, apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pejuang perubahan yang telah berjuang bersama selama satu tahun terakhir ini,” ucapnya.


Namun, Anies mengingatkan bahwa perjalanan organisasi masih panjang. “Ini baru awalan, bukan akhir. Perjalanan masih panjang,” tegasnya.


Resmi Bertransformasi Jadi Partai Politik


Sebelumnya, Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta Jakarta, Minggu (18/1/2026).


Pimpinan sidang Rakernas, Muhammad Ridwan, menyatakan keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah mufakat seluruh peserta yang mewakili DPW dari berbagai provinsi.


Dalam forum itu, Sahrin Hamid juga ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat untuk masa bakti 2026–2031.


“Dengan demikian sah Bung Sahrin Hamid sebagai Ketua Partai Politik Gerakan Rakyat,” ujar Ridwan.


Dengan transformasi menjadi partai politik dan jaringan yang diklaim telah merata secara nasional, Gerakan Rakyat kini memasuki babak baru dalam dinamika politik Indonesia. Perjalanan satu tahun pertama disebut menjadi fondasi awal menuju agenda politik berikutnya.