Film animasi bertema K-pop berjudul KPop Demon Hunters sukses mencuri perhatian dunia setelah memenangkan dua penghargaan di ajang Academy Awards ke-98. Film produksi Netflix ini meraih piala untuk kategori Best Animated Feature Film serta Best Original Song.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam penganugerahan Oscar yang digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, pada Minggu (15/3/2026) waktu setempat. Lagu berjudul Golden yang menjadi bagian dari film tersebut juga berhasil memenangkan kategori lagu orisinal terbaik.
Pencapaian bersejarah bagi kreatornya
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi para pembuat filmnya, yaitu sutradara Maggie Kang dan Chris Appelhans, serta produser Michelle Wong. Ketiganya naik ke panggung Oscar untuk menerima penghargaan tersebut.
Dalam pidatonya, Maggie Kang menyoroti pentingnya representasi Asia dalam industri perfilman global. Ia menyebut bahwa selama ini sangat jarang film yang menampilkan karakter dan cerita yang mewakili latar budaya seperti dalam film tersebut.
Menurutnya, keberhasilan ini membuka jalan bagi generasi kreator berikutnya agar tidak perlu menunggu lama untuk melihat kisah mereka di layar lebar.
Musik dan cerita lintasi batas budaya
Sutradara Chris Appelhans juga menegaskan bahwa kekuatan utama film ini terletak pada musik dan cerita yang mampu menyatukan berbagai budaya di dunia.
Ia berharap kemenangan ini bisa memotivasi para pembuat film dan seniman muda di berbagai negara untuk berani menceritakan kisah mereka sendiri.
Selain meraih penghargaan untuk film animasi terbaik, lagu Golden yang menjadi soundtrack utama juga sukses membawa pulang Oscar untuk kategori Best Original Song.
Lagu tersebut bahkan dibawakan secara langsung di panggung Oscar oleh penyanyi Rei Ami, EJAE, dan Audrey Nuna.
Cerita unik idol K-pop pemburu iblis
Film KPop Demon Hunters mengisahkan tentang girl group fiksi bernama HUNTR/X. Di balik kehidupan mereka sebagai idol K-pop, para anggota grup tersebut ternyata memiliki misi rahasia sebagai pemburu iblis.
Dalam cerita tersebut, mereka harus menghadapi rival mereka, boy group bernama Saja Boys yang memiliki kekuatan gelap.
Perpaduan antara budaya K-pop, aksi fantasi, dan animasi modern membuat film ini menarik perhatian penonton global.
Rekor penonton di Netflix
Menurut data dari Netflix, film ini juga mencetak rekor sebagai film original paling banyak ditonton sepanjang sejarah platform tersebut.
Kesuksesan ini menunjukkan semakin besarnya pengaruh budaya K-pop dalam industri hiburan global, tidak hanya di dunia musik tetapi juga di perfilman.
Salah satu pengisi suara dalam film sekaligus penyanyi yang tampil di Oscar, EJAE, mengaku perjalanan menuju kesuksesan tersebut tidak mudah.
Ia mengenang masa ketika kecintaannya terhadap K-pop sering diremehkan oleh orang lain. Namun kini, menurutnya, musik dan lirik berbahasa Korea justru semakin diterima oleh masyarakat dunia.
Baginya, kemenangan ini bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga simbol perjuangan dan ketahanan para seniman yang membawa budaya mereka ke panggung internasional.
