Notification

×

Iklan

Iklan

Waspada Macet Parah! Lebih 84 Juta Pemudik Lebaran 2026 Pilih Mobil dan Motor

Maret 11, 2026 Last Updated 2026-03-11T11:38:51Z

 

Perjalanan mudik Lebaran 2026 diperkirakan kembali didominasi oleh penggunaan kendaraan pribadi. Pemerintah memproyeksikan sebagian besar masyarakat Indonesia akan memilih mobil maupun sepeda motor sebagai moda transportasi utama saat pulang ke kampung halaman.


Dominasi kendaraan pribadi ini menjadi perhatian serius pemerintah karena berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, terutama di ruas tol utama dan jalur arteri yang menghubungkan berbagai wilayah.


Mobil Pribadi Jadi Pilihan Utama Pemudik


Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengungkapkan bahwa mobil pribadi masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat selama musim mudik.


Dalam rapat kerja bersama DPR RI pada Rabu (11/3/2026), Dudy menyampaikan bahwa jumlah pemudik yang menggunakan mobil pribadi diperkirakan mencapai 76,24 juta orang secara nasional.


Menurutnya, tingginya angka tersebut juga terlihat dari prediksi jumlah pengguna jalan tol selama periode mudik Lebaran.


“Sebagian besar pengguna mobil akan memanfaatkan jalan tol, dengan perkiraan mencapai 50,63 juta orang,” jelas Dudy.


Pengendara Motor Banyak Gunakan Jalur Alternatif


Selain mobil pribadi, sepeda motor juga menjadi pilihan banyak masyarakat untuk mudik. Namun, berbeda dengan pengguna mobil, mayoritas pemudik yang menggunakan motor diperkirakan akan melalui jalur alternatif di luar jalan tol maupun jalur utama.


Kementerian Perhubungan memperkirakan sekitar 8,65 juta pemudik dengan sepeda motor akan memanfaatkan jalur-jalur alternatif tersebut untuk menghindari kepadatan di jalan utama.


Jika digabungkan, total pergerakan masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi saat mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 84,89 juta orang.


Pemerintah Waspadai Potensi Kepadatan Lalu Lintas


Besarnya jumlah pemudik dengan kendaraan pribadi berpotensi memicu kemacetan di berbagai titik, khususnya di jalur penghubung antarwilayah. Oleh karena itu, pemerintah mulai memetakan sejumlah titik rawan kepadatan yang perlu diantisipasi selama arus mudik maupun arus balik.


Selain jalur darat, pemerintah juga mencermati kepadatan di sektor transportasi udara.


Dudy menyebut Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih menjadi simpul transportasi udara paling sibuk di Indonesia.


“Bandara asal terpadat adalah Bandara Soekarno-Hatta dan tujuan terpadat juga Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya.


Dengan proyeksi jumlah pemudik yang sangat besar tahun ini, pemerintah berupaya menyiapkan berbagai strategi pengaturan lalu lintas dan transportasi guna meminimalkan kemacetan serta memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan lancar.