Notification

×

Iklan

Iklan

Detik-Detik Puting Beliung Hantam Bekasi, Pohon Bertumbangan hingga Jalan Lumpuh Total!

April 13, 2026 Last Updated 2026-04-13T02:12:24Z

Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kota Bekasi. Hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan pada Minggu sore (12/4/2026), menyebabkan kerusakan cukup parah di berbagai titik.


Peristiwa ini mengakibatkan puluhan pohon tumbang, rumah warga mengalami kerusakan, hingga akses jalan sempat lumpuh total. Salah satu wilayah yang terdampak paling parah adalah Perumahan Pesona Metropolitan, Rawalumbu. Di lokasi tersebut, kondisi tampak porak-poranda dengan batang pohon besar berserakan dan ranting menutupi jalan serta halaman rumah warga.


Sekretaris RW 042 Perumahan Pesona Metropolitan, Emil, mengungkapkan bahwa dampak paling serius terjadi di jalan utama kawasan ring blok. Pohon-pohon yang tumbang membuat arus lalu lintas terhambat selama kurang lebih tiga jam karena proses evakuasi yang tidak bisa langsung dilakukan.


Menurut Emil, cuaca mulai berubah sekitar pukul 16.15 WIB. Awalnya hanya hujan ringan, namun tiba-tiba berubah menjadi hujan deras disertai angin kencang yang datang secara beruntun. Hingga Minggu malam, sebagian akses jalan memang sudah bisa dilalui, namun beberapa titik seperti Jalan Raya Jamrud masih belum sepenuhnya terbuka.


Kendala utama dalam penanganan adalah keterbatasan peralatan. Warga hanya memiliki satu unit gergaji mesin kecil yang digunakan secara bergantian, sehingga proses evakuasi belum bisa diselesaikan dalam satu hari.


Sementara itu, warga setempat bernama Supratman (43) menyebut angin kencang datang dari dua arah berbeda, yaitu dari utara dan selatan. Kondisi ini memperparah dampak kerusakan karena tekanan angin yang saling berlawanan membuat banyak pohon besar tumbang.


Ia juga menambahkan bahwa meskipun hujan hanya berlangsung sekitar 30 menit, kekuatan angin menjadi faktor utama yang menyebabkan kerusakan signifikan. Bahkan, kejadian kali ini disebut sebagai yang terparah dibandingkan beberapa tahun terakhir.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat bahwa cuaca ekstrem ini melanda sedikitnya lima kecamatan, yaitu Rawalumbu, Mustikajaya, Bantargebang, Jatiasih, dan Jatisampurna.


Di Jatisampurna, sebuah baliho roboh dan menutup akses jalan di Jalan Alternatif Cibubur. Sementara di Mustikajaya, pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga, kabel fiber optik, serta merusak fasilitas Posyandu Mawar Sari V.


Wilayah Rawalumbu menjadi salah satu yang paling terdampak dengan banyaknya titik pohon tumbang, termasuk di Jalan Raya Siliwangi dan Jalan Baru Cipendawa. Dampak lain yang terjadi adalah gangguan jaringan listrik, kerusakan tiga rumah akibat atap beterbangan, serta terdampaknya SDN Bojongmenteng 5.


Di Jatiasih, kejadian serupa terjadi di beberapa titik seperti Jembatan Villa Nusa Indah, Pondok Gede Permai, dan Jalan Raya Jatiasih. Sedangkan di Bantargebang, pohon tumbang menimpa bangunan SDN Bantargebang IV hingga merusak bagian atap dan ruang kantor.


Meski kerusakan cukup luas, BPBD memastikan tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, pendataan kerugian material masih terus dilakukan.


Tim gabungan dari BPBD bersama instansi terkait langsung melakukan penanganan di lokasi, termasuk evakuasi pohon tumbang, pembersihan jalan, serta koordinasi dengan pihak PLN untuk mengatasi gangguan listrik.


Selain itu, bantuan darurat juga telah disalurkan kepada warga terdampak. BPBD juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan aman.


Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Warga diminta menghindari area berisiko seperti di bawah pohon besar atau baliho, memastikan kondisi atap rumah aman, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui Call Center 112.(Rhz2797)