Notification

×

Iklan

Iklan

Jenderal Bintang 3 Turun Tangan! Aksi Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Danau UI Bikin Heboh

April 15, 2026 Last Updated 2026-04-15T08:30:58Z

Fenomena maraknya ikan sapu-sapu belakangan menjadi sorotan publik, terutama di media sosial. Ikan dengan nama ilmiah Pterygoplichthys ini banyak ditemukan di sungai dan danau perkotaan, termasuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.


Keberadaan ikan sapu-sapu kini dianggap meresahkan karena berpotensi merusak ekosistem perairan. Tak heran, upaya pembasmian pun mulai dilakukan secara serius oleh berbagai pihak.


Salah satu aksi yang mencuri perhatian adalah ketika Panglima Kodam Jaya/Jayakarta, Deddy Suryadi, turun langsung menangkap ikan sapu-sapu di Danau Universitas Indonesia.


Dalam kegiatan tersebut, ia turut didampingi oleh influencer Arief Kamarudin. Aksi ini pun viral dan menuai beragam respons dari masyarakat.


Deddy menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan. Ia menyebut, pembersihan ikan sapu-sapu akan dilakukan terlebih dahulu sebelum penebaran benih ikan lokal.


Menurutnya, jajaran prajurit Kodam Jaya siap terlibat dalam upaya berkelanjutan untuk membersihkan perairan dari spesies invasif ini, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.


Sebagai informasi, ikan sapu-sapu bukanlah spesies asli Indonesia. Ikan ini berasal dari kawasan Sungai Amazon di Amerika Selatan. Penyebarannya ke berbagai negara, termasuk Indonesia, terjadi akibat aktivitas manusia, baik secara sengaja maupun tidak.


Ikan ini dikenal sebagai “cleaner fish” karena kebiasaannya memakan alga, lumut, serta sisa makanan di dasar perairan. Mulutnya yang berbentuk penghisap memungkinkannya menempel di berbagai permukaan seperti batu atau kaca.


Namun di balik manfaat tersebut, populasi ikan sapu-sapu yang tidak terkendali justru dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Mereka bersaing dengan ikan lokal untuk mendapatkan makanan dan ruang hidup.


Aksi nyata yang dilakukan aparat ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus mengendalikan penyebaran spesies invasif yang merugikan.(Rhz2797)