Notification

×

Iklan

Iklan

Tragis! Anak Tega Habisi Ibu Tiri di Tangerang, Polisi Ungkap Motif Dendam pribadi

April 19, 2026 Last Updated 2026-04-19T04:46:18Z


Kasus pembunuhan tragis terjadi di Kampung Babakan, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang. Seorang perempuan berinisial W (45) ditemukan tewas diduga dibunuh oleh anak tirinya sendiri yang berinisial NS (25). Polisi mengungkap bahwa motif di balik kejadian tersebut didasari dendam pribadi pelaku terhadap korban.


Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan, AKP Wira Graha, menjelaskan bahwa pelaku memiliki masalah pribadi dengan ibu tirinya yang memicu tindakan nekat tersebut.


“Motifnya dendam pribadi dengan ibu tiri korban,” ujar AKP Wira Graha saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (19/4/2026).


Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya sendiri pada Jumat sore (17/4/2026) di rumah mereka yang berada di Kampung Babakan, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka serius di bagian kepala.


Polisi menyebut korban mengalami kekerasan akibat benda tumpul yang menyebabkan pendarahan hebat. Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui menggunakan palu dan pisau untuk menghabisi nyawa korban.


“Adanya kekerasan benda tumpul di kepala yang menyebabkan pendarahan,” jelas pihak kepolisian.


Barang bukti yang digunakan pelaku berupa palu dan pisau juga telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.


Tidak butuh waktu lama, aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian. NS ditangkap pada Sabtu pagi (18/4/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di wilayah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten.


“Sudah kami tangkap pelakunya kemarin jam 5 pagi di daerah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang,” tambah AKP Wira.


Saat ini pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum. Atas perbuatannya, NS dijerat dengan pasal pembunuhan sesuai KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan hubungan keluarga yang seharusnya menjadi tempat paling aman, namun justru berakhir tragis akibat konflik pribadi yang tidak terselesaikan. (Rhz2797)