Perjalanan KRL relasi Duri-Tangerang sempat mengalami gangguan pada Selasa sore (26/5/2026), memicu kepanikan penumpang di tengah jam sibuk pulang kerja. Sejumlah penumpang mengaku mendengar suara ledakan sebelum kereta akhirnya berhenti total di jalur antara Stasiun Duri dan Stasiun Rawabuaya.
Salah satu penumpang, Lidiah (29), menceritakan suasana mencekam saat kereta mendadak mogok sekitar pukul 17.05 WIB. Ia berada di gerbong wanita yang letaknya dekat dengan ruang masinis ketika insiden terjadi.
Menurut Lidiah, sebelum kereta berhenti total terdengar tiga kali suara ledakan yang diduga berasal dari gangguan listrik. Tak lama setelah itu, kondisi di dalam gerbong langsung berubah gelap karena aliran listrik padam dan pendingin udara berhenti berfungsi.
Situasi tersebut membuat sebagian penumpang panik karena gerbong terasa sesak. Beberapa orang bahkan mencoba membuka jendela untuk mendapatkan udara segar. Di tengah kondisi itu, banyak penumpang yang sedang menjalankan puasa turut berbagi makanan dan minuman untuk berbuka bersama di dalam kereta.
Meski suasana sempat tegang, informasi dari petugas terus disampaikan kepada penumpang. Lidiah mengatakan penumpang di gerbong dekat masinis lebih mudah mendapatkan arahan terkait proses evakuasi dan penanganan kereta.
Sekitar pukul 18.57 WIB, penumpang mendapat kabar bahwa rangkaian KRL yang mogok akan didorong menggunakan unit kereta lain. Setelah proses penanganan berlangsung, seluruh penumpang akhirnya diturunkan di Stasiun Bojong Indah untuk melanjutkan perjalanan dengan moda lain.
Sementara itu, pihak KAI Commuter membenarkan adanya gangguan sarana pada perjalanan Commuter Line No. 1978A relasi Duri-Tangerang. Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi.
Menurut Leza, gangguan tersebut berdampak pada Listrik Aliran Atas (LAA) sehingga jalur hulu antara Duri dan Rawabuaya sempat tidak dapat dilalui. Petugas langsung melakukan koordinasi dan penanganan di lokasi demi menjaga keselamatan perjalanan sekaligus mempercepat normalisasi operasional KRL.
KAI Commuter menyebut aliran listrik kembali normal pada pukul 17.56 WIB. Setelah itu, rangkaian KRL yang mengalami gangguan digandeng dengan kereta lain menuju jalur tiga Stasiun Rawabuaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga malam hari, operasional perjalanan KRL Duri-Tangerang dilaporkan sudah kembali berjalan normal meski sempat terjadi kepadatan penumpang akibat gangguan tersebut.(Rhz2797)
