Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) berencana melakukan inventarisasi dan pendataan ulang jaringan saluran air lama yang tersebar di seluruh wilayah ibu kota. Langkah ini diambil setelah terjadinya kasus jalan amblas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang diduga berkaitan dengan keberadaan saluran lama di bawah permukaan jalan.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin, mengatakan proses pendataan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi jaringan drainase lama yang masih berada di bawah kawasan perkotaan. Menurutnya, banyak saluran yang telah berusia puluhan tahun dan perlu dievaluasi kembali seiring perkembangan wilayah Jakarta.
Pendataan tersebut dinilai penting karena perubahan tata guna lahan yang terus terjadi selama bertahun-tahun telah memengaruhi sistem drainase yang ada. Sejumlah kawasan yang sebelumnya berfungsi sebagai daerah resapan atau lahan terbuka kini telah berkembang menjadi area permukiman, perkantoran, maupun pusat kegiatan ekonomi.
Akibat perubahan tersebut, keberadaan saluran lama perlu ditelusuri kembali untuk mengetahui kondisi aktualnya serta memastikan fungsinya masih berjalan dengan baik. Pemerintah berharap langkah ini dapat mengurangi risiko terjadinya kerusakan infrastruktur, termasuk kasus jalan amblas yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Intensitas Hujan Jadi Faktor Penting
Selain perubahan tata ruang kota, Dinas SDA juga menyoroti meningkatnya intensitas hujan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi cuaca yang semakin ekstrem dinilai memberikan tekanan tambahan terhadap sistem drainase yang sudah ada.
Karena itu, evaluasi terhadap saluran lama dianggap menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan infrastruktur Jakarta terhadap potensi banjir maupun kerusakan jalan akibat pergerakan tanah dan aliran air bawah permukaan.
Meski akan dilakukan pendataan ulang, Dinas SDA memastikan kegiatan pemeliharaan saluran air tetap berjalan seperti biasa. Pengurasan dan pembersihan saluran secara rutin terus dilakukan oleh petugas pasukan biru untuk menjaga kelancaran aliran air di berbagai wilayah Jakarta.
Jalan Amblas Diduga Terkait Gorong-Gorong Lama
Sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan peristiwa jalan amblas yang terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil pemantauan awal, terdapat indikasi keberadaan saluran penghubung atau gorong-gorong lama yang berada tepat di bawah lokasi amblas tersebut.
Dinas SDA Jakarta Selatan mengungkapkan bahwa tim lapangan sebenarnya telah melakukan survei dan pemantauan kondisi lokasi beberapa waktu sebelum kejadian terjadi. Pemeriksaan dilakukan oleh Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Jagakarsa sebagai bagian dari upaya monitoring infrastruktur drainase di wilayah tersebut.
Temuan tersebut kini menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempercepat pendataan jaringan saluran lama yang masih tersembunyi di bawah jalan maupun kawasan permukiman.
Melalui program inventarisasi ini, Dinas SDA berharap potensi kerusakan infrastruktur akibat saluran lama yang tidak terdeteksi dapat diminimalkan. Selain meningkatkan keselamatan masyarakat, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem drainase Jakarta agar lebih siap menghadapi perkembangan kota dan perubahan iklim di masa mendatang.(Rhz2797)
