Notification

×

Iklan

Iklan

Sering Disamakan, Ternyata Beda! Ini Perbedaan Flu dan Pilek yang Wajib Kamu Tahu

Mei 04, 2026 Last Updated 2026-05-04T13:36:38Z

Banyak orang masih menganggap influenza dan pilek biasa sebagai penyakit yang sama. Padahal, menurut para ahli, keduanya memiliki perbedaan signifikan, baik dari gejala hingga dampaknya terhadap kesehatan.


Pakar imunologi, Iris Rengganis, menjelaskan bahwa perbedaan utama antara influenza dan pilek terletak pada tingkat keparahan gejala. Influenza umumnya ditandai dengan kondisi tubuh yang terasa sangat tidak nyaman hingga disertai demam tinggi.


Sebaliknya, pilek atau common cold biasanya hanya menyebabkan gejala ringan seperti bersin, batuk, dan hidung tersumbat tanpa disertai demam tinggi. Karena gejalanya lebih ringan, banyak orang kerap mengabaikan perbedaan ini.


Secara medis, influenza memang jauh lebih serius dibanding pilek biasa. Pada kasus influenza, demam dapat muncul secara tiba-tiba dan berlangsung selama beberapa hari. Selain itu, penderita sering mengalami sakit kepala hebat, nyeri otot, serta rasa lelah yang bisa berlangsung lama.


Sementara itu, pilek umumnya tidak menimbulkan gejala berat. Sakit kepala jarang terjadi, dan jika ada pun biasanya ringan. Rasa pegal dan lelah juga tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari.


Perbedaan lain yang cukup mencolok adalah pada risiko komplikasi. Pilek biasa umumnya hanya menyebabkan gangguan ringan seperti sinusitis atau infeksi telinga. Namun, influenza dapat berkembang menjadi kondisi serius seperti Pneumonia, bahkan berisiko menyebabkan kegagalan organ jika tidak ditangani dengan baik.


Di Indonesia, influenza bukanlah penyakit musiman seperti di negara empat musim. Menurut Sukamto Koesnoe, virus influenza dapat beredar sepanjang tahun dengan peningkatan kasus pada periode tertentu.


Data menunjukkan bahwa dari sejumlah pasien dengan gejala mirip flu yang datang ke fasilitas kesehatan, sebagian di antaranya benar-benar terinfeksi virus influenza. Hal ini menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit tersebut.


Sebagai langkah pencegahan, vaksinasi menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi risiko gejala berat akibat influenza. Meskipun tidak sepenuhnya mencegah infeksi, vaksin dapat membantu menekan kemungkinan rawat inap hingga risiko kematian.


Memahami perbedaan influenza dan pilek bukan hanya penting untuk penanganan yang tepat, tetapi juga untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Jika mengalami gejala berat seperti demam tinggi dan nyeri hebat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.(Rhz2797)