Notification

×

Iklan

Iklan

Bocah 6 Tahun Pingsan Usai Diduga Jadi Korban Bullying di Taman Jakarta Pusat, Polisi Ungkap Kronologinya

Juni 12, 2026 Last Updated 2026-06-11T23:40:37Z


Seorang bocah berusia enam tahun di kawasan Taman Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, diduga menjadi korban perundungan yang berujung insiden tersetrum listrik hingga tidak sadarkan diri. Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 7 Juni 2026 itu kini tengah didalami pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kejadian dan kondisi tiang listrik yang disebut menjadi lokasi insiden.


Berdasarkan keterangan kepolisian, korban dan dua anak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut merupakan teman bermain sekaligus tetangga yang tinggal di lingkungan yang sama. Saat kejadian, sejumlah anak sedang bermain bersama di area taman.


Menurut hasil penyelidikan sementara, kedua anak yang diduga sebagai pelaku kemudian mengangkat tubuh korban. Mereka memegang tangan dan kaki korban sebelum mengayunkannya ke arah sebuah tiang listrik yang berada di lokasi taman.


Dalam proses itu, kaki korban disebut diarahkan ke bagian tengah tiang. Polisi menduga terdapat kontak antara kaki korban dan tiang listrik yang kemudian menyebabkan korban mengalami sengatan listrik.


Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan langsung terjatuh dan kehilangan kesadaran. Situasi itu membuat anak-anak yang berada di lokasi panik. Salah satu anak kemudian menjauhkan korban dari area tiang dan membawanya pulang ke rumah untuk mendapatkan pertolongan.


Kasus ini menarik perhatian warga sekitar karena melibatkan anak-anak di bawah umur dan dugaan adanya unsur bullying yang berpotensi membahayakan keselamatan korban. Polisi kini terus mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi.


Selain memeriksa saksi dan pihak keluarga, penyidik juga berupaya memastikan apakah tiang yang digunakan dalam permainan tersebut memang memiliki aliran listrik atau terdapat gangguan teknis yang menyebabkan korban tersengat. Aspek ini dinilai penting untuk menentukan penyebab pasti insiden.


Hingga saat ini, kondisi korban dikabarkan mulai membaik setelah mendapatkan penanganan. Sementara itu, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait tingkat pemahaman anak-anak yang terlibat terhadap bahaya listrik serta kemungkinan unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut.


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua dan masyarakat akan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas anak-anak saat bermain di ruang terbuka. Edukasi mengenai bahaya listrik dan pencegahan perundungan sejak dini juga dinilai penting untuk menghindari kejadian serupa terulang di kemudian hari.(Rhz2797)