Notification

×

Iklan

Iklan

Demo BEM UI Digelar Hari Ini, Lebih dari 4.000 Aparat Disiagakan di Bundaran HI

Juni 12, 2026 Last Updated 2026-06-12T01:58:35Z


Aksi unjuk rasa yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026) mendapat pengamanan ketat dari aparat gabungan. Sebanyak 4.151 personel diterjunkan untuk memastikan jalannya demonstrasi berlangsung aman dan tertib.


Pengamanan tersebut melibatkan unsur kepolisian dan TNI. Ribuan personel ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi aksi guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas yang diperkirakan terjadi selama demonstrasi berlangsung.


Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjamin hak warga negara untuk menyampaikan aspirasi di muka umum. Aparat juga bertugas menjaga agar aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan dengan lancar.


Selain fokus pada keamanan peserta aksi, petugas telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap sejumlah kemungkinan yang dapat muncul di lapangan. Mulai dari kepadatan kendaraan, konvoi massa, rekayasa lalu lintas, hingga potensi gangguan terhadap fasilitas umum menjadi perhatian dalam skema pengamanan yang telah disusun.


Masyarakat yang akan melintas di kawasan Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional apabila terjadi penumpukan kendaraan atau kondisi tertentu yang memerlukan pengalihan arus.


Pihak kepolisian juga mengingatkan peserta aksi agar menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi. Massa diminta tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan tindakan perusakan, serta tetap mematuhi aturan yang berlaku demi terciptanya suasana yang kondusif.


Sementara itu, Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, sebelumnya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi kemacetan yang mungkin terjadi akibat aksi tersebut. Menurutnya, dampak kepadatan lalu lintas hanya bersifat sementara selama demonstrasi berlangsung.


Aksi yang mengusung tema “Menuju Indonesia Bangkrut” ini diperkirakan diikuti lebih dari seribu mahasiswa. Dalam demonstrasi tersebut, massa membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi, sosial, dan pemerintahan.


Lima tuntutan utama yang dibawa peserta aksi meliputi penghentian pemborosan APBN, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, penghentian militerisme di ranah sipil, hingga dorongan agar pemerintah lebih terbuka dalam merespons kritik publik.


Dengan ribuan massa yang diperkirakan hadir, aparat berharap seluruh rangkaian aksi dapat berlangsung damai tanpa mengganggu ketertiban umum. Pengguna jalan pun diimbau untuk memantau informasi lalu lintas terbaru dan memilih jalur alternatif guna menghindari kepadatan di sekitar Bundaran HI.(Rhz2797)