Notification

×

Iklan

Iklan

Truk Diduga Rem Blong Tewaskan Pemotor di Bekasi, Polisi Selidiki Kondisi Kendaraan dan Sopir

Juni 30, 2026 Last Updated 2026-06-30T01:03:46Z

Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk wing boks di kawasan persimpangan Unisma, Jalan Cut Meutia, Kota Bekasi, menjadi perhatian publik. Insiden yang terjadi pada Selasa (30/6/2026) itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan beberapa korban lainnya mengalami luka-luka.


Saat ini, Satlantas Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Selain memeriksa keterangan saksi dan sopir, polisi juga mengecek kondisi teknis truk yang terlibat dalam insiden tersebut.


Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia, mengatakan pihaknya melibatkan ahli forensik untuk memeriksa kelayakan kendaraan. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan apakah terdapat kerusakan teknis yang menjadi penyebab kecelakaan, termasuk dugaan kegagalan fungsi sistem pengereman.


Selain kondisi kendaraan, polisi juga melakukan tes urine terhadap sopir truk. Langkah tersebut bertujuan memastikan apakah pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan saat mengemudikan kendaraan. Hingga kini, hasil pemeriksaan tersebut masih menunggu proses laboratorium.


Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dugaan awal mengarah pada rem blong. Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih didalami melalui pemeriksaan kendaraan, analisis lokasi kejadian, serta keterangan para saksi.


Sopir truk beserta barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi memastikan seluruh proses investigasi dilakukan secara menyeluruh agar penyebab kecelakaan dapat diungkap secara objektif.


Sebelumnya, kecelakaan terjadi saat truk wing boks melaju di Jalan Cut Meutia dan menabrak sejumlah sepeda motor yang berada di persimpangan dekat Unisma. Benturan keras menyebabkan beberapa kendaraan rusak parah dan menimbulkan kepanikan di lokasi.


Rekaman video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana sesaat setelah kecelakaan. Sejumlah pengendara sepeda motor tampak terjatuh di badan jalan, sementara puing-puing kendaraan berserakan di sekitar lokasi kejadian. Arus lalu lintas pun sempat mengalami kemacetan akibat proses evakuasi korban dan kendaraan.


Data sementara dari pihak kepolisian menyebutkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.


Polisi mengimbau para pengusaha angkutan maupun pengemudi kendaraan berat untuk rutin melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum beroperasi. Langkah tersebut dinilai penting guna meminimalkan risiko kecelakaan yang disebabkan oleh gangguan teknis dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.(Rhz2797)