Suasana ajang Speed Fest Round 2 dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Round 3 di kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berubah mencekam setelah tribun penonton ambruk pada Minggu (26/7/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan penonton mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.
Insiden yang terjadi saat perlombaan masih berlangsung itu terekam dalam sejumlah video amatir dan dengan cepat menyebar di media sosial. Rekaman memperlihatkan struktur tribun yang dipadati penonton tiba-tiba runtuh sehingga banyak orang terjatuh dan saling tertimpa.
Puluhan Penonton Mengalami Luka
Berdasarkan data sementara, sekitar 40 orang menjadi korban dalam insiden tersebut. Sebanyak 30 penonton dilaporkan mengalami luka ringan, sementara 10 orang lainnya mengalami luka berat akibat tertimpa material tribun atau terjatuh dari bagian atas bangunan.
Sebagian besar korban berada di area atas tribun saat struktur penyangga diduga tidak lagi mampu menahan beban dan akhirnya roboh secara mendadak.
Setelah kejadian, suasana di lokasi berubah panik. Teriakan minta tolong terdengar dari berbagai arah ketika para penonton berusaha menyelamatkan diri dari reruntuhan.
Evakuasi Dilakukan Secara Darurat
Saksi mata bernama Parti mengungkapkan bahwa kepanikan terjadi hanya dalam hitungan detik setelah tribun ambruk.
Panitia penyelenggara bersama petugas keamanan, relawan, tenaga medis, dan warga sekitar langsung bergerak melakukan evakuasi terhadap para korban yang terjebak maupun mengalami luka.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans dan kendaraan darurat menuju sejumlah rumah sakit di wilayah Purwokerto serta sekitarnya untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi Pasang Garis Polisi dan Selidiki Penyebab
Usai proses evakuasi, jajaran Polres Banyumas langsung mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi di sekitar area tribun yang roboh.
Tim Identifikasi Forensik (Inafis) juga diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penyidik akan memeriksa kondisi konstruksi tribun, sistem pemasangan, serta faktor lain yang diduga menjadi penyebab ambruknya fasilitas penonton tersebut.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut.
Pendataan Korban Masih Berlangsung
Selain menyelidiki penyebab robohnya tribun, petugas bersama panitia juga masih melakukan pendataan terhadap seluruh korban yang terdampak.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi ataupun berspekulasi mengenai penyebab insiden sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
Insiden ambruknya tribun di GOR Satria Purwokerto menjadi perhatian publik karena terjadi saat salah satu ajang balap nasional sedang berlangsung. Hasil investigasi nantinya diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi terhadap standar keselamatan penyelenggaraan event olahraga dan otomotif di Indonesia.(Rhz2797)
