Notification

×

Iklan

Iklan

Kematian Misterius Sutrimo Jadi Sorotan, DPR Minta Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya

Juli 28, 2026 Last Updated 2026-07-28T09:30:41Z


Kasus kematian pria bernama Sutrimo di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terus menjadi perhatian publik. Anggota Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Komisi III DPR RI, Teuku Ibrahim, meminta aparat kepolisian mengusut perkara tersebut secara menyeluruh, cepat, dan transparan agar tidak memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.


Menurut Teuku Ibrahim, Polda Metro Jaya harus memberikan kepastian hukum melalui proses penyelidikan yang profesional. Ia menegaskan, apabila hasil penyelidikan menunjukkan tidak ditemukan unsur pidana, maka hal tersebut harus diumumkan secara terbuka kepada publik.


Sebaliknya, jika ditemukan indikasi tindak kejahatan, aparat penegak hukum diminta segera mengungkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.


DPR Ingatkan Bahaya Spekulasi


Teuku menilai penanganan kasus yang terlalu lama berpotensi menimbulkan berbagai spekulasi liar dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.


Karena itu, ia meminta seluruh tahapan penyelidikan dilakukan berdasarkan bukti ilmiah, pemeriksaan yang komprehensif, serta hasilnya disampaikan secara akuntabel kepada masyarakat.


Menurutnya, kepastian hukum menjadi hak keluarga korban sekaligus kebutuhan publik agar tidak muncul informasi yang menyesatkan.


Ia juga mengingatkan agar penyidik tetap bekerja secara independen dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari pihak mana pun selama proses penyelidikan berlangsung.


Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian


Hingga saat ini, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan masih terus mendalami penyebab meninggalnya Sutrimo.


Penyidik bahkan kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di klinik kecantikan yang berada di Jalan Kramat Pela, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


Langkah tersebut dilakukan untuk menyusun rangkaian peristiwa secara utuh sekaligus mencari petunjuk mengenai penyebab pasti kematian korban.


Korban Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Klinik


Berdasarkan informasi yang beredar, Sutrimo ditemukan meninggal dunia di depan klinik dengan kondisi mulut berbusa. Namun hingga kini, kepolisian belum menyampaikan penyebab pasti kematiannya karena proses penyelidikan masih berlangsung.


Di sisi lain, beredar informasi yang menyebut korban diduga merupakan kepala rumah tangga mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.


Meski demikian, pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan ataupun keterangan resmi mengenai keterkaitan informasi tersebut dan masih melakukan pendalaman terhadap identitas serta latar belakang korban.


Publik Diminta Menunggu Hasil Resmi


Polda Metro Jaya menegaskan penyelidikan masih berjalan dan seluruh fakta akan diungkap berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik.


Dengan proses penyelidikan yang masih berlangsung, masyarakat diimbau tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Aparat diharapkan segera memberikan kepastian hukum agar penyebab kematian Sutrimo dapat diketahui secara jelas dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.(Rhz2797)