Notification

×

Iklan

Iklan

Viral Kakek Penjual Kangkung Ikat Perut Demi Tahan Lapar, Kondisi Rumahnya Bikin Banyak Orang Tersentuh

Juli 30, 2026 Last Updated 2026-07-30T09:14:46Z

Kisah seorang kakek penjual kangkung asal Kabupaten Lebak, Banten, menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam video tersebut, pria lanjut usia itu terlihat mengikat perutnya menggunakan tali plastik saat berjualan untuk mengurangi rasa lapar ketika mencari nafah.


Sosok tersebut diketahui bernama Madhalim (84), warga Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak. Aksinya yang tetap berjualan meski harus menahan lapar menyentuh hati banyak orang dan memicu berbagai respons dari masyarakat.


Setelah kisahnya menyebar luas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak langsung mendatangi tempat tinggal Madhalim untuk memberikan bantuan sekaligus melakukan pendataan terhadap kondisi keluarganya.


Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria, menjelaskan bahwa Madhalim tinggal bersama istri dan seorang putrinya di sebuah bangunan bekas pabrik kopra yang kini dijadikan tempat tinggal.


Sebagai bentuk kepedulian, pemerintah menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan pokok, mulai dari paket sembako, kasur, perlengkapan rumah tangga, hingga family kit guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga tersebut.


Selain bantuan langsung, pemerintah memastikan bahwa Madhalim sebenarnya telah masuk dalam kategori masyarakat desil satu, yaitu kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah yang menjadi prioritas penerima bantuan sosial.


Madhalim juga tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) sehingga biaya layanan kesehatannya ditanggung pemerintah. Sementara itu, sang istri telah terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).


Meski demikian, pemerintah daerah menilai kondisi tempat tinggal keluarga Madhalim masih memerlukan perhatian serius. Rumah yang mereka tempati saat ini dinilai belum memenuhi standar kelayakan sebagai hunian yang aman dan nyaman.


Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Iyan Fitriana, menyebutkan bahwa kebutuhan paling mendesak bagi keluarga Madhalim adalah memperoleh tempat tinggal yang lebih layak. Pemerintah berkomitmen melakukan pendampingan agar kebutuhan dasar keluarga tersebut dapat terpenuhi secara berkelanjutan.


Viralnya kisah Madhalim juga menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang hidup dalam kondisi memprihatinkan meskipun telah terdaftar sebagai penerima berbagai program bantuan sosial. Pemerintah daerah berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga Madhalim sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.(Rhz2797)