Notification

×

Iklan

Iklan

Viral Pemotor Lawan Arah di Jaktim Ngamuk usai Ditegur, Polisi Sebut Kasus Berakhir Damai

Juli 10, 2026 Last Updated 2026-07-10T09:09:55Z

Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengendara sepeda motor melawan arah di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, ramai menjadi perbincangan di media sosial. Peristiwa tersebut menyita perhatian publik karena pengendara yang ditegur justru diduga bersikap agresif hingga terjadi aksi pemukulan.


Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria mengendarai sepeda motor dengan membonceng seorang wanita dan seorang anak kecil. Ketiganya melintas di jalur yang berlawanan arah tanpa mengenakan helm, sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.


Aksi tersebut sempat dihentikan oleh pengendara lain yang merasa khawatir akan potensi kecelakaan. Situasi mendadak memanas setelah pengendara yang melawan arah terkejut hingga terjatuh. Bukannya meminta maaf, ia justru terlibat adu mulut dengan pihak yang menegurnya.


Keributan semakin memanas ketika pengendara yang menegur mengingatkan bahwa tindakan melawan arus sangat berbahaya bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kemudian turun tangan untuk melerai pertikaian agar tidak berlanjut.


Menanggapi video yang viral tersebut, Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan dan memanggil pihak-pihak yang terlibat. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.


"Permasalahan sudah selesai dan kedua pihak telah berdamai," ujar Samsono, Jumat (10/7/2026).


Samsono juga mengungkapkan bahwa praktik melawan arah masih kerap ditemukan di ruas Jalan DI Panjaitan. Menurutnya, sebagian pengendara nekat mengambil jalur berlawanan untuk mempersingkat waktu perjalanan meski tindakan tersebut melanggar aturan lalu lintas.


Untuk mencegah kejadian serupa terulang, kepolisian mengaku terus melakukan pengawasan serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melawan arus karena berisiko memicu kecelakaan lalu lintas.


Polisi kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, termasuk menggunakan helm dan tidak membawa penumpang melebihi kapasitas. Keselamatan di jalan menjadi tanggung jawab bersama demi menghindari insiden yang dapat merugikan banyak pihak.(Rhz2797)