Notification

×

Iklan

Iklan

Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Usai, BNPB Tambah Helikopter Water Bombing untuk Jinakkan Api

Juli 05, 2026 Last Updated 2026-07-05T08:14:45Z

Upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, terus dilakukan. Hingga Minggu (5/7/2026), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sekitar 40 persen area yang terbakar telah berhasil dipadamkan, sementara proses pendinginan masih berlangsung di sejumlah titik.


Meski demikian, sekitar 60 persen wilayah yang terdampak kebakaran masih dalam proses pemadaman. Petugas gabungan terus bekerja melalui jalur darat dan udara untuk memastikan kobaran api tidak kembali meluas.


BNPB Tambah Dua Helikopter Water Bombing


Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan upaya pemadaman dari udara akan diperkuat dengan penambahan dua unit helikopter water bombing.


Sebelumnya, operasi udara hanya didukung dua helikopter. Mulai hari berikutnya, jumlah armada akan ditingkatkan menjadi empat helikopter guna mempercepat proses pemadaman di area yang masih terbakar.


Langkah ini diharapkan mampu menjangkau titik-titik api yang sulit diakses oleh petugas di darat.


Operasi Modifikasi Cuaca Belum Bisa Dilakukan


Selain pemadaman melalui udara, BNPB juga telah menyiapkan skenario Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Namun, pelaksanaannya masih terkendala kondisi atmosfer.


Menurut BNPB, dalam tujuh hari ke depan belum terdapat potensi awan hujan yang memadai sehingga penyemaian awan belum dapat dilaksanakan. Meski begitu, satu unit pesawat OMC tetap disiagakan dan siap diterbangkan apabila kondisi cuaca memungkinkan.


Kebakaran Berlangsung Sejak 30 Juni


Kebakaran di TPA Jatiwaringin telah berlangsung sejak Selasa, 30 Juni 2026, dan hingga kini masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.


Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menetapkan status tanggap darurat menyusul meluasnya kebakaran di lokasi pembuangan sampah tersebut.


Berdasarkan data terbaru, sekitar 232 warga yang tinggal di sekitar lokasi terpaksa mengungsi akibat asap pekat dan dampak kebakaran.


Api Melalap Sekitar 15 Hektare Lahan


Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, meninjau langsung lokasi kebakaran pada Sabtu (4/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Deputi Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup, Rizal Irawan, memaparkan perkembangan kondisi di lapangan.


TPA Jatiwaringin memiliki luas sekitar 33 hektare, sementara berdasarkan hasil pemantauan terbaru, sekitar 15 hektare lahan telah terbakar atau hampir setengah dari total area.


Pemerintah bersama BNPB, pemadam kebakaran, TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait masih terus berupaya mengendalikan kebakaran agar tidak semakin meluas dan meminimalkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan sekitar.(Rhz2797)