Notification

×

Iklan

Iklan

CCTV Ungkap Momen Tragis di Bali, Anak Perempuan Sempat Berlari dari Ayahnya

September 16, 2026 Last Updated 2026-09-16T04:40:59Z

 Polisi mengungkap rekaman kamera pengawas atau CCTV yang merekam detik-detik sebelum dua anak warga negara Australia meninggal dunia di sebuah bungalow di kawasan Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali.


Kedua korban masing-masing berinisial ADS (6) dan LKS (4). Ayah mereka, warga negara Australia berinisial SDJ (56), diduga menjadi pelaku dalam kasus tersebut. Setelah kedua anaknya meninggal, SDJ juga ditemukan tewas setelah mengakhiri hidupnya.


Rekaman CCTV kini menjadi salah satu bukti yang didalami kepolisian untuk mengungkap rangkaian kejadian di dalam bungalow tersebut.


Terdengar Keributan dan Jeritan Anak


Kapolresta Denpasar Kombes Leonardo Simatupang mengatakan, rekaman CCTV memperlihatkan adanya keributan sebelum kejadian. Polisi juga mendengar suara jeritan yang diduga berasal dari ADS.


Situasi tersebut kemudian membuat LKS terlihat berusaha menjauh dari ayahnya. Anak perempuan itu sempat berlari di dalam bungalow sebelum terjadi aksi kejar-kejaran dengan SDJ.


Polisi menduga LKS berusaha melarikan diri setelah melihat kejadian yang sebelumnya menimpa kakaknya.


"Dari visual CCTV kelihatan anaknya yang perempuan itu dilakukan pengejaran," kata Leonardo di Mapolda Bali, seperti dilansir detikBali, Selasa (15/9/2026).


LKS Sempat Ucapkan "I Love You, Daddy"


Dalam rekaman yang diperiksa polisi, LKS disebut berlari karena ketakutan ketika dikejar ayahnya.


Leonardo mengatakan anak tersebut bahkan sempat mengucapkan kalimat kepada ayahnya saat berusaha menjauh.


"Karena saat itu anaknya itu berlari-lari sampai dikejar-kejar, sampai menyampaikan 'I love you, Daddy, I love you, Daddy' gitu," ujar Leonardo.


Upaya LKS untuk melarikan diri akhirnya tidak berhasil. Berdasarkan keterangan polisi, SDJ kemudian menangkap anak tersebut dan membawanya ke dalam kamar.


Polisi menduga LKS kemudian menjadi korban dalam peristiwa tersebut.


CCTV di Ruang Tamu Diduga Sengaja Diturunkan


Selain rekaman yang memperlihatkan pergerakan LKS, polisi menemukan fakta lain terkait kamera pengawas di lokasi.


Leonardo mengatakan terdapat indikasi bahwa kamera CCTV yang berada di ruang tamu bungalow sengaja diturunkan.


"Kalau dari CCTV ya yang kita lihat bahwa ada kesengajaan suami juga untuk menurunkan CCTV yang ada di ruang tamu," kata Leonardo.


Temuan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk mengetahui bagaimana rangkaian peristiwa berlangsung sebelum SDJ mengakhiri hidupnya.


Polisi Masih Dalami Kronologi


Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap berbagai bukti yang ditemukan di lokasi, termasuk rekaman CCTV dan keterangan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.


Rekaman kamera pengawas diharapkan dapat membantu penyidik menyusun kronologi secara lebih lengkap, termasuk kejadian sebelum dan sesudah dua anak tersebut meninggal dunia.


Kasus ini masih ditangani kepolisian. Fakta mengenai motif dan rangkaian kejadian secara menyeluruh masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.(Rhz2797)